Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dampak Internet: Serbia Hancur Libya Bersyukur

Tapi dengan internet dan sosial media, revolusi terakhir akhirnya bisa menumbangkan Qhadafi dan rezimnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Dahlan Dahi

Hal itu berlangsung bertahun-tahun sampai internet datang sebagai "jendela baru" sumber informasi rakyat Libya.

Internet lalu berkembang dengan cepat bukan cuma sebagai sumber informasi, tapi juga sebagai alat solidaritas sosial-politik yang bersifat serentak, seketika, dan massal.

"Kami berterima kasih kepada internet," kata delegasi Libya. "Kami juga berterima kasih kepada Al Jazeera."

Al Jazeera adalah jaringan berita televisi internasional yang bermarkas di Doha, Qatar. Sejak Perang Irak 2003, Al Jazeera semakin mengukuhkan dirinya sebagai sumber informasi utama rakyat Arab.

Bagi sebagian rakyat Arab, Al Jazeera adalah pahlawan --seperti halnya internet bagi rakyat Libya, tapi merupakan musuh utama sebagian rezim diktator di Arab.

Baca Juga

Aktivis Akan Dilibatkan pada World Media Summit

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas