Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

11 Anggota DPR Enggan bertemu warga Indonesia di Auckland

11 Anggota Komisi VII DPR enggan bertemu warga dan mahasiswa Indonesia di Auckland.

11 Anggota DPR Enggan bertemu warga Indonesia di Auckland
net
DPR RI

TRIBUNNEWS.COM, AUCKLAND - 11 Anggota Komisi VII DPR enggan bertemu warga dan mahasiswa Indonesia di Auckland.

Padahal, mereka tengah kunjungan kerja di Wellington dan Auckland, Selandia Baru sepanjang 29 April sampai 4 Mei ini.

Ketua Paguyuban Mahasiswa Pascasarjana Indonesia di Auckland (PMPI-A) Abdul Haris, Jumat (2/5/2014) menyampaikan, para wakil rakyat itu hanya bersedia menemui paling banyak tujuh perwakilan mahasiswa di Coffee Shop Crowne Plaza Hotel hari ini jam 16.00 waktu setempat.

Anggota DPR ini menolak bertemu warga dan mahasiswa dalam sebuah forum yang lebih besar. Sebelumnya, PMPI-A sudah mempersiapkan diri untuk menyambut dan berdialog dengan wakil-wakil rakyat ini.

Anggota PMPI-A Heri Sagiman menjelaskan, forum diskusi DPR dan warga serta mahasiswa di Auckland sedianya untuk mengetahui apa perkembangan DPR dalam menangani revisi Undang-Undang 27 tahun 2003 tentang Panas Bumi.

“Kami ingin tahu apa maksud dan tujuan DPR ke Selandia Baru. Apa beda dengan kunjungan yang sudah dilakukan tahun lalu. Dan forum ini tentu menjadi ajang untuk DPR membuktikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar pelesiran,” tuturnya.

DPR beralasan acara dalam kunjungan kerja padat sehingga tak bisa menemui mahasiswa dan warga dalam forum yang lebih besar. Namun, dari informasi yang dikumpulkan Kompas, setiba di Wellington pada 29 April, tak ada agenda.

Kegiatan resmi baru dimulai 30 April dengan bertemu pejabat Ministry of Business, Innovation, and Employment (MBIE) Selandia Baru. Pada 1 Mei, Komisi VII DPR ini bertemu GNS Science, dan esoknya bertemu Asosiasi Geothermal Selandia Baru. Setiap pertemuan berlangsung tak lebih dari satu jam.

Adapun 3 Mei, tak ada kegiatan sama sekali, sedangkan rombongan ini baru berangkat kembali ke tanah air 4 Mei.

Rombongan Komisi VII kali ini dipimpin Nazaruddin Kiemas (PDI-P) dengan anggota antara lain Milton Pakpahan (Partai Demokrat), Juhaini Alie (PD), Iman Abdullah (PD), Siti Romlah (PD), Hakim Kalla (Partai Golkar).

Kemudian,  Alimin Abdullah (PAN), Nur Yasin (PKB), Ivansyah (PDIP), Ali Kastella (Hanura) serta tiga staf Sekretariat DPR-Sekretaris Pansus Denny Supriatna, serta Dian Arivani dan Ricko Wahyudi (legal drafter).

Pada 11-17 Mei, 11 orang rombongan serupa dari Komisi VII DPR akan kembali datang ke Selandia Baru.

Rombongan ini antara lain terdiri atas Satya Yudha (Golkar, ketua rombongan), Rofi Munawar (PKS), Dewi Aryani Hilman (PDIP), Tommy Adrian Firman (PPP), Bobby Rizaldi (Golkar), I Wayan Gunastra (PD), Dalimi Indokayo (PD), Nabiel Musawa (PKS), serta staf Sekretariat DPR: Rachmi Suprihartanti, Kuntari, Nadjib Ibrahim (legal drafter).

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari anggota dewan yang dimaksud.

Editor: Rachmat Hidayat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas