Presiden Estonia Naik Pitam Namanya Salah Sebut dalam Wawancara Skynews
Presiden Estonia Thomas Ilves naik pitam kepada seorang pembawa acara televisi Skynews, gara-gara salah menyebutkan namanya saat siaran langsung.
Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Estonia Thomas Ilves naik pitam kepada seorang pembawa acara televisi Skynews, gara-gara salah menyebutkan namanya saat siaran langsung.
Dalam wawancara itu, pembawa acara Dermot Murnaghan meminta tanggapan Ilves mengenai tindakan Presiden Rusia Vladimir Putin yang disebut-sebut sebagai tiran abad 20 oleh Menteri Luar Negeri Inggris, Philip Hammond.
Namun alih-alih menyebut namanya dengan benar, Murnaghan melakukan kekeliruan. Ia menyebut Ilves dengan nama tengahnya Hendrik. Seperti dikutip dari Mirror, Senin (9/2/2015).
Ilves nampak kesal dengan kekeliruan itu dan menolak diwawancarai. Ia berpaling dengan senyum di wajahnya seraya mencopot headset dan kacamata yang terpasang di kepalanya lalu mengeluh mengenai insiden itu.
Sejurus kemudian, Ilves meminta Murnaghan untuk beralih ke berita lainnya. Murnaghan merespon penolakan itu dengan mengatakan saluran akan menayangkan laporan cuaca. (Mirror)