Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polisi Dituntut 263 Tahun Penjara karena Perkosa Wanita Kulit Hitam

Juri merekomendasikan kurungan penjara selama 263 tahun dan ia akan divonis pada Januari 2016.

Polisi Dituntut 263 Tahun Penjara karena Perkosa Wanita Kulit Hitam
BBC Indonesia
Daniel Holtzclaw menangis saat vonis bersalah dibacakan. 

TRIBUNNEWS.COM, OKLAHOMA - Oknum petugas polisi Oklahoma City dinyatakan bersalah memerkosa dan melakukan penyerangan seksual terhadap sejumlah perempuan kulit hitam di kawasan berpenduduk miskin tempat ia bertugas.

Daniel Holtzclaw (29) mencegat sejumlah perempuan saat ia keluar berpatroli, lalu menggeledah dan memerkosa mereka.

Holtzclaw dijerat hukuman atas serangkaian serangan terhadap delapan orang korban, termasuk di antaranya seorang nenek berusia sekitar 50 tahun dan remaja berumur 17 tahun.

Juri merekomendasikan kurungan penjara selama 263 tahun dan ia akan divonis pada Januari 2016.

"Keadilan ditegakkan hari ini, dan seorang penjahat berseragam akan masuk penjara sekarang," kata jaksa negara bagian Oklahoma, David Prater.

Sidang di pengadilan mendengarkan kesaksian dari sejumlah perempuan.

Sang nenek mengungkapkan bahwa ia tengah dalam perjalanan pulang larut malam saat Holtzclaw menariknya masuk ke mobil patroli, dan bertanya apakah dirinya mabuk, lalu Holtzclaw memerintahkannya untuk melakukan oral seks.

Korban lain, yang berusia 17 tahun, mengatakan, Holtzclaw menghentikan mobil patroli ketika ia sedang pulang ke rumahnya suatu malam. Korban mengaku digeledah dan dipaksa menanggalkan pakaian, lalu diperkosa pelaku.

Pengacara Holtzclaw bersikeras bahwa kliennya telah berupaya untuk membantu para pecandu narkoba dan pelacur yang dijumpainya kala ia bertugas.

Banyak perempuan memiliki catatan penangkapan atau sejarah penyalahgunaan narkoba.(BBC Indonesia)

Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas