Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Dramatis Ayah Lindungi Lima Anaknya yang Terlahir Albino dari Pembunuhan

Karena para albino diyaknini merupakan wujud dari setan dan bukanlah sosok manusia pada umumnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Kisah Dramatis Ayah Lindungi Lima Anaknya yang Terlahir Albino dari Pembunuhan
Istimewa

Jika seseorang dapat memburu anggota tubuhnya dan diberikan ke penyihir.

Dipercaya dapat memberikan kekayaan.

Karena para albino diyaknini merupakan wujud dari setan dan bukanlah sosok manusia pada umumnya.

Bahkan di negara seperti Tanzania dan Malawi, para penderita albino diburu dan dimutilasi bagian tubuhnya menggunakan parang.

Setumpuk laporan pun banyak berdatangan mengenai kasus hilangnya anak albino.

Mereka yang terlahir albino hidup dalam ketakutan besar terkait banyaknya korban jiwa yang berjatuhan demi mencari kekayaan.

Dilansir melalui aljazeera, Minggu (10/7/16), Sedangkan di Uganda, fenomena yang dihadapi oleh orang albino yaitu tentang diskriminasi dan kurangnya edukasi serta dukungan dari pemerintah mengenai albino sehingga menjadi kendala.

Rekomendasi Untuk Anda

Banyak warga normal, yang membully dan mencemooh mereka yang terlahir albino.

Seperti ketika di bangku sekolahan, anak albino kerap mendapatkan perlakuan yang tidak adil. Mereka sering dikucilkan bahkan anak lainnya menolak duduk sebangku.

Sehingga menjadi kendala bagi anak albino mendapatkan pendidikan yang bermutu, ditambah dengan fasilitas sekolah yang kurang memadai seperti buku, pulpen, dan lain-lain.

Mwanje selaku seorang ayah mengaku ingin anaknya dapat mendapatkan pendidikan yang bagus dengan bersekolah di sekolah yang terletak di dekat kota.

Tetapi rasa khawatir yang begitu besar membuatnya takut jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan menimpa anak-anaknya. Seperti upaya seseorang yang ingin menculik atau menyakiti mereka.

"Saya tidak bisa memaafkan diriku sendiri jika sesuatu yang buruk menimpa mereka, agar selalu bisa menjaga mereka terpaksa dapat menimba ilmu di sebuah sekolah yang berada dekat dengan rumah," paparnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas