Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Kisah pesunat perempuan di Afrika

Memunatu yang berprofesi sebagai pesunat anak perempuan di Afrika sangat bangga, "Ini adalah tradisi kuno dan hebat," ujarnya bersikeras.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Saya bertanya kepada Memunatu apa yang dia akan lakukan jika pemerintah melarang praktik ini.

"Kami akan memprotes kantor-kantor presiden," teriaknya. "Mereka tahu ini adalah tradisi penting. Banyak dari mereka ada di dalam komunitas rahasia kami."

Setelah menggembar-gemborkan tentang ketidak adilan, dia menarik napas dalam-dalam. "Jika mereka menginginkan kami untuk berhenti, mereka harus mencari hal lain untuk kami lakukan. Jika ingin menyapih bayi, perlu diberikan susu penggantinya kan?" ujar pesunat tersebut.

Saya mengatakan, jika ini adalah logika dia, maka inisiasi ini baginya adalah tentang uang saja dan bukan tradisi kuno. "Ini tentang keduanya," katanya.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 3/3
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas