Kisah pesunat perempuan di Afrika
Memunatu yang berprofesi sebagai pesunat anak perempuan di Afrika sangat bangga, "Ini adalah tradisi kuno dan hebat," ujarnya bersikeras.
Tayang:
Saya bertanya kepada Memunatu apa yang dia akan lakukan jika pemerintah melarang praktik ini.
"Kami akan memprotes kantor-kantor presiden," teriaknya. "Mereka tahu ini adalah tradisi penting. Banyak dari mereka ada di dalam komunitas rahasia kami."
Setelah menggembar-gemborkan tentang ketidak adilan, dia menarik napas dalam-dalam. "Jika mereka menginginkan kami untuk berhenti, mereka harus mencari hal lain untuk kami lakukan. Jika ingin menyapih bayi, perlu diberikan susu penggantinya kan?" ujar pesunat tersebut.
Saya mengatakan, jika ini adalah logika dia, maka inisiasi ini baginya adalah tentang uang saja dan bukan tradisi kuno. "Ini tentang keduanya," katanya.
Sumber: BBC Indonesia
Berita Populer
Baca tanpa iklan