Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menhan Australia Minta Kasus Pelecehan Pancasila Tidak Dikhawatirkan

Demi menjaga hubungan negara, Menteri Pertahanan Australia meminta agar kasus pelecehan Pancasila tidak dikhawatirkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Menhan Australia Minta Kasus Pelecehan Pancasila Tidak Dikhawatirkan
Tribun Timur/Fahrizal Syam
(Ilustrasi) Kapal perang milik Australia, HMAS Yarra bersandar di Dermaga Hatta, Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (26/10/2016). TRIBUN TIMUR/FAHRIZAL SYAM 

Gatot Nurmantyo pada Desember lalu mengatakan bahwa sempat ada kerja sama antara Indonesia dan Australia, di mana Indonesia mengirimkan guru Bahasa Indonesia ke Australia.

Ia menyebut guru Bahasa Indonesia tersebut sempat diminta untuk memberikan materi tugas yang isinya terkait propaganda Papua Merdeka.

Dalam materi tugas tersebut, disebutkan bahwa Papua adalah bagian gugus kepulauan Melanesia dan seharusnya menjadi negara tersendiri.

Protes kemudian dilayangkan dan berbuntut permintaan maaf dari panglima militer Australia. (The Australian/ABC News)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas