Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Seorang Anggota ISIS Mengaku Sudah Memerkosa 200 Perempuan

Hussein dan kawan-kawannya ditangkap dalam serangan ke kota Kirkuk, Irak pada Oktober tahun lalu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Seorang Anggota ISIS Mengaku Sudah Memerkosa 200 Perempuan
ABC News/AP Photo/Khalid Mohammed
Tentara ISIS berperang. 

"Tujuh, delapan atau 10 orang dalam satu ketika. Di lain waktu 30-40 orang. Kami membawa mereka ke gurun dan membunuh mereka," tambah Hussein.

Lama kelamaan, lanjut Hussein, dia semaki efektif dan tak ragu untuk membunuh manusia.

"Saya akan perintahkan mereka duduk, menutup mata mereka dan menembak kepala saja. Semua itu normal," kata dia dengan ringan.

Para petugas kontra-terorisme Irak mengatakan Hussein memberi mereka masalah saat pertama kali ditangkap.

"Dia begitu kuat sehingga dia bisa memutuskan borgol plastik di pergelangan tangannya," ujar seorang petugas.

Hussein sendiri melihat dirinya sebagai korban dari kerasnya kehidupan, produk dari rumah tangga berantakan, dan kemiskinan di kampung halamannya, Mosul.

"Saya tak punya uang. Tak ada pekerjaan. Tak ada seseorang yang menasihati saya. Saya punya teman tapi tak ada seorang pun yang menasihati saya," kenang Hussein.

Rekomendasi Untuk Anda

Hussein, yang kini berusia 21 tahun, sudah bergabung dengan kelompok militan sejak dia berusia 14 tahun.

Awalnya dia mengikuti jejak seorang ulama di Mosul, lalu dia bergabung dengan Al Qaeda, dan kini menjadi anggota ISIS penerus Al Qaeda Irak.

Sejak Oktober Hussein kini mendekam sebuah sebuah sel yang hanya dilengkapi sebuah jendela kecil.

Di tembok terlihat coretan-coretan slogan keagamaan. Sedangkan di lantai terlihat sebuah piring dengan nasi dan sedikit lauk.

Kini Hussein menunggu nasib yang akan ditimpakan kepada dia. Setelah membunuh dan memerkosa ratusan orang tanpa sesal, apakah Hussein masih berpikir semua ini normal baginya?

Sumber: Al Arabiya

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas