Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Kaum Difabel Jepang Ajak Dunia Bersatu untuk Saling Menguatkan

Kaum difabel Jepang memperingati satu tahun kasus pembunuhan 19 orang penyandang disabilitas di Kota Sagamihara setahun lalu.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Kaum Difabel Jepang Ajak Dunia Bersatu untuk Saling Menguatkan
Koresponden Tribunnews/Richard Susilo
Kelompok band kaum difabel Salsa GumTape tampil live Sabtu (22/7/2017) malam di Tokyo peringati setahun kejadian pembunuhan difabel di Sagamihara. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kaum difabel Jepang memperingati satu tahun kasus pembunuhan 19 orang penyandang disabilitas di Kota Sagamihara setahun lalu, Sabtu (22/7/2017) mengajak kaum difabel dunia berkumpul bersama.

"Kita berkumpul untuk peringati kejadian yang sangat memprihatikan setahun lalu di mana 19 korban difabel dibunuh di Sagamihara," kata Kobayashi salah seorang panitia kepada Tribunnews.com, Sabtu (22/7/2017).

Kelompok rock band Salsa Gumtape yang telah terbentuk sejak 20 tahun lalu di Kanagawa terdiri dari 20 anggota menampilkan berbagai lagu memperingati kejadian tersebut dan sekaligus mengajak semua kaum difabel dunia untuk bersatu.

Mereka juga merekam penampilannya melalui di YouTube dengan menampilkan satu per satu wajah anggotanya, mengajak kaum difabel dunia bersatu.

Tanggal 26 Juli ini untuk memperingati tragedi yang sangat menyedihkan itu sekaligus berusaha kembali ke semangat maju yang lebih baik lagi, kalangan band tersebut menciptakan satu lagu "Wonderful World" dan akan tampil di Tokyo lagi.

Baca: Baru Dipamerkan Sehari, Tiga Keris Milik Ki Pramono Jati Kembali ke Rumah Tanpa Sepengetahuannya

Berita Rekomendasi

Saya dilahirkan untuk hidup dan untuk berbahagia, begitulah tema lagu tersebut.

Sebagai vokal penyanyi YouGo menyanyikannya dengan baik lagu tersebut.

"Saya ingin semua orang yang merasakan kesedihan kejadian itu mau bersama memperingati dan meninggalkan kesedihan lalu tersenyum bersama kami," kata dia.

Saat ini sekitar 300 orang telah bergabung ke dalam kelompok difabel tersebut dan terus mengajak kalangan difabel dunia berkumpul dalam nyanyian tersebut sehingga dapat saling menguatkan satu sama lain di mana pun kaum difabel berada.

Musik kaum difabel itu bisa diakses ke URL ini: https://www.youtube.com/watch?v=uiMBA5g1H48

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas