Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Aktivis Protes Australia Boikot Perundingan Larangan Nuklir

Korea Utara meluncurkan 16 rudal nuklir tahun ini. Saat ini ancaman senjata nuklir nampaknya lebih nyata dari sebelumnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in Aktivis Protes Australia Boikot Perundingan Larangan Nuklir
Kelompok pengunjuk rasa menentang senjata nuklir di Sydney. (Foto: Jake Atienza) 

Sementara Australia menggabungkan diri dengan negara-negara pendukung senjata nuklir. Senator dari Partai Hijau, Lee Rhiannon, mengatakan Pemerintah Australia sedang membuat kesalahan besar.

“Anda seharusnya bergandengannya tangan dengan tetangga Anda untuk meningkatkan hubungan damai. Meski ada perbedaan, kita harus selalu berusaha bernegosiasi dengan mereka secara damai. Bukannya meningkatkan ancaman ke negara lain di kawasan ini,” jelas Rhiannon.

Negosiasi kesepakatan larangan senjata nuklir ini akan berlanjut sampai 7 Juli mendatang di Markas Besar PBB di New York.

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas