Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

Terungkap, Rudal Korut Ternyata Pernah Nyaris Hantam Wilayah Sendiri

Media pemberitaan Asia Pasifik, The Diplomat, mengungkap insiden yang terjadi saat uji rudal Hwasong-12, 28 April 2017 lalu.

Penulis: Ruth Vania C
Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in Terungkap, Rudal Korut Ternyata Pernah Nyaris Hantam Wilayah Sendiri
KCNA VIA KNS
Rudal Korea Utara 

Tribunnews/Ruth Vania

TRIBUNNEWS.COM, PYONGYANG - Sebelum diakui sebagai "negara berkekuatan nuklir" oleh pemimpinnya, Kim Jong Un, Korea Utara ternyata pernah mengalami kegagalan dalam uji rudal balistiknya.

Bahkan, kegagalan tersebut membuat rudal malah berbalik menghantam wilayah Korea Utara.

Baca: Terdesak Ancaman Rudal Korut, Jepang akan Revisi Manual Manajemen Krisis Sekolah

Media pemberitaan Asia Pasifik, The Diplomat, mengungkap insiden yang terjadi saat uji rudal Hwasong-12, 28 April 2017 lalu.

Peluncurannya dilakukan di Lapangan Terbang Pukchang, Provinsi South Pyongan, Korea Utara.

Seorang sumber di AS mengatakan kepada The Diplomat bahwa mesin tahap pertama dari rudal tersebut sempat gagal berfungsi sekitar 60 detik setelah rudal diluncurkan.

Berita Rekomendasi

Akibatnya, Hwasong-12 menghantam Tokchon, sebuah area perindustrian yang berjarak 39 kilometer dari lokasi peluncuran.

Insiden tersebut dikatakan "menyebabkan kerusakan cukup parah di daerah kompleks perindustrian" tersebut.

The Diplomat juga menampilkan perbandingan dua foto satelit yang memperlihatkan tampak atas lokasi tempat Hwasong-12 jatuh.

Dibandingkan dengan penampakan sebelum uji rudal dilakukan, foto satelit terbaru memperlihatkan adanya jejak-jejak kerusakan di area tersebut.

"Ada kerusakan pada lahan di area yang sebelumnya terdapat sebuah bangunan," tulis The Diplomat, yang membandingkan foto satelit daerah Tokchon pada 26 April dan 29 April.

Namun, The Diplomat mengakui bahwa sulit untuk membuktikan apakah insiden tersebut menimbulkan korban jiwa atau tidak, mengingat terbatasnya akses informasi di Korea Utara.

Jika melihat kemungkinannya, diyakini insiden tersebut hanya menelan sedikit korban jiwa, atau bahkan tidak ada sama sekali.

"Akan tetapi, jika dilihat melalui citra satelit Google Earth, lokasi jatuhnya Hwasong-12 di Tokchon tak jauh dari daerah pemukiman dan bangunan komersial," lanjut The Diplomat.

Dalam pidato penyambutan tahun barunya, Senin (1/1/2018), Kim mengatakan bahwa Korea Utara telah mencapai prestasi bersejarah.

Prestasi yang dimaksud merupakan pengembangan persenjataan nuklir Korea Utara, yang menurut Kim telah rampung dilakukan.

"Korea Utara telah mencapai targetnya untuk menyelesaikan pengembangan persenjataan nuklirnya pada 2017," ucap Kim, dalam pidatonya yang disiarkan senasional itu.

Menurut Kim, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memproduksi secara massal hulu ledak nuklir dan rudal balistik yang selama ini sudah dikembangkan. (National Post/The Diplomat)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas