Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Sport
LIVE ●
BBC

Berkat ‘pukulan ajaib’, Kevin/Marcus pertahankan juara ganda putra All England

Pasangan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, kembali merebut juara ganda putra All England setelah mengalahkan duo Denmark

Tribun X Baca tanpa iklan

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses mempertahankan gelar juara di ganda putra turnamen bulutangkis tertua dan paling bergengsi di dunia, All England.

Dalam laga di Birmingham, Inggris, Minggu petang (18/03) atau Senin dini hari WIB, Kevin/Marcus menang dua set langsung atas pasangan Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, dengan 21-18 dan 21-17.

"Senang rasanya bisa merebut gelar bergengsi. Luar biasa bisa juara lagi," kata Kevin kepada BBC Indonesia setelah pertandingan.

Kevin menambahkan kunci kemenangan di babak final adalah fokus untuk meraih poin demi poin dan meminimalkan kesalahan: "Jangan banyak melakukan kesalahan sendiri. Itu saja sih."

Hal senada disampaikan Marcus, bahwa dia dan Kevin mencoba untuk tampil tanpa beban meski diakui tidak mudah karena datang sebagai juara bertahan.

"Menikmati pertandingan, jangan ada tekanan. Fokus satu demi satu dan melakukan yang terbaik," kata Marcus.

Badminton, All England
AFP
Perlawanan gigih Mathias Boe (kiri) dan Carsten Mogensen (kanan) tidak mampu menghentikan laju Kevin/Marcus.

Boe/Mogensen memberikan perlawanan gigih, terutama di set kedua, dengan terus menempel ketat perolehan poin Kevin/Marcus, namun ternyata belum cukup untuk menahan laju pasangan Indonesia itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Boe menyebut Kevin punya 'pukulan ajaib'.

"Ada bola yang mestinya tak bisa dikembalikan, tapi Kevin bisa mengembalikan. Itu ajaib," kata Boe.

Memang beberapa kali dalam turnamen ini Kevin membuat lawan terperangah.

Dikira sudah mati dan tak bisa mengembalikan bola, tapi bola justru tiba-tiba kembali, yang membuat pemain Inggris Gaby Adcock menjulukinya 'pemain ajaib'.

Kevin menjelaskan tidak ada yang istimewa dari pukulannya: "Itu reflek saja."

All England, badminton
AFP
Pebulutangkis Taiwan, Tai Tzu Ying, meraih juara tunggal putri setelah mengalahkan Akane Yamaguchi.

Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, mengatakan keberhasilan Kevin/Marcus mempertahankan gelar juara membuktikan bahwa keduanya memang istimewa, baik dari aspek fisik maupun mental.

Ia mengatakan gelar juara yang diraih tahun lalu di turnamen ini sangat berpengaruh terhadap kepercayaan diri Kevin/Marcus, yang mendorong keduanya panen gelar sepanjang 2017.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/2
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas