Blokir Tik Tok dicabut: Warganet terbebas dari 'serangan panik', walau ada pula yang merasa terjajah
Pemblokiran dicabut setelah Tik Tok sepakat untuk menghapus berbagai konten negatif dan menerapkan batas umur bagi penggunanya.
Salah satunya adalah Prabowo Mondardo, dengan akun Tik Tok Bowoo_Outt_Siders, yang punya lebih dari 840.000 fan dan video-video singkatnya telah disukai lebih lebih dari 7,4 juta kali.
Kembali terjajah?
Meskipun bahagia Tik Tok dapat digunakan lagi di Indonesia, baik Billy maupun Wahyu sepakat bahwa pemerintah punya alasan kuat untuk memblokir aplikasi itu beberapa waktu lalu.
"Karena konten lokal beberapa isinya vulgar, mempertontonkan kebodohan... Baik laki-laki atau perempuan, berani banget tampil di video, dengan keadaan hampir telanjang. Jadi aku pikir sangat berbahaya, karena pelaku dan penonton Tik Tok banyak yang anak-anak," tutur Billy.
Dia pun meminta pengguna Tik Tok untuk "mendahulukan kreativitas" dibanding "mencari sensasi dengan konten vulgar".
Di dunia maya, bisa kembali digunakannya Tik Tok juga menjadi pembicaraan banyak netizen.
Ada yang menilai konten Tik Tok setelah disensor menjadi 'kurang menarik'.
Ada pula yang menilai pemerintah cepat berubah-ubah pikiran, apalagi setelah langsung didatangi perwakilan Tik Tok dari Cina, sehari setelah blokir dijatuhkan.
Pencabutan blokir atas Tik Tok ini juga mengundang pertanyaan netizen soal aplikasi media lainnya yang masih diblokir Kominfo.
Baca tanpa iklan