Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Miris, Demi Selembar Pembalut Perempuan di Kenya Harus Jual Diri

Sebanyak 10 persen remaja putri mengaku melakukan seks transaksional untuk pembalut di Kenya barat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Miris,  Demi Selembar Pembalut Perempuan di Kenya Harus Jual Diri
grid.id
Ilustrasi seks transaksional di Kenya 

Seorang siswi lain bernama Agnes nasibnya lebih beruntung dari Judy.

Dia berhasil lari dari pengemudi boda-boda dan menolak berhubungan seks.

Sayangnya, teman-temannya kurang beruntung.

"Sebagian besar teman-teman saya menderita karena kurangnya pembalut," katanya.

"Artinya kebanyakan menyerah pada pengemudi boda-boda yang membuat mereka hamil. Ini mengarah pada kehamilan anak dan keluarga yang dipimpin oleh anak-anak."

Satu dari sepuluh anak perempuan di Afrika akan hilang dari sekolah selama masa menstruasi karena tidak memiliki akses ke produk sanitasi, atau tidak ada toilet yang aman di sekolah.

Meski demikian, Kenya telah membuat kemajuan dalam masalah ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Melalui pemerintah, inisiatif UNICEF ​​dan mitra, sekitar 90.000 anak perempuan di 335 sekolah kini memiliki akses ke toilet yang aman dan higienis terkhusus untuk perempuan menstruasi. (*)

Artikel ini telah tayang di Nakita dengan judul Miris! Demi Selembar Pembalut, Siswi di Kenya Melakukan Hubungan Intim

Sumber: Nakita
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas