Rumah kelahiran Hitler dan delapan tempat 'paling kontroversial' di dunia
Sengketa di Austria terkait rumah tempat Adolf Hitler dilahirkan pada 1889, menggarisbawahi objek pariwisata aneh tokoh-tokoh kontroversial
Simmons dilarang masuk Kolombia selama lima tahun, sehingga dia tidak bisa bertemu pacar dan dua anak perempuannya. Dia juga menerima sejumlah ancaman pembunuhan.
Escobar dipandang bertanggung jawab di belakang kematian sekitar 5.000 orang, tetapi tetap saja ada kelompok yang mendukungnya. Dan hal ini semakin meningkat setelah kehidupannya difilmkan lewat serial di Netflix, Narcos.
Beberapa pemandu wisata di Medellin menawarkan tur Escobar.
Pertanian Eugene Terreblanche - Ventersdorf, Afrika Selatan
Ketika rezim apartheid Afrika Selatan hancur pada pertengahan 1990-an, petani kulit putih Eugene Terreblanche menjadi salah satu tokoh utama yang menentang diakhirinya segregasi di negara itu.
Meskipun demikian pendiri partai kulit putih AWB itu menjadi tidak begitu penting setelah dipenggal mati mantan pegawainya pada 2010. Kejahatan tersebut terjadi di peternakan Terreblanche, Villana, di luar kota Ventersdorp.
Tahun 2014, usulan menjadikan Villana menjadi situs warisan udaya diajukan ke South Africa's National Heritage Council (NHC).
Usulan tersebut mengalami penolakan.
Mount Rushmore - Keystone, AS
Salah satu simbol terbesar patriotisme Amerika, Mount Rushmore National Memorial yang menampilkan pahatan batu wajah mantan presiden George Washington, Thomas Jefferson, Theodore Roosevelt, dan Abraham Lincoln - menarik perhatian lebih dari dua juta orang setiap tahunnya ke kota kecil Keystone, South Dakota, yang berpenduduk hanya 440 orang.
Monumen yang dibuat dari 1927 sampai 1941 tersebut diwarnai kontroversi terkait dengan hak penduduk asli.
Black Hills, South Dakota, tempat wajah dipahat, diberikan untuk selamanya kepada orang Lakota Sioux lewat traktat tahun 1868 lantaran bukit tersebut adalah tempat suci komunitas itu.
Tetapi "selamanya" hanya berlangsung selama dua tahun: penemuan emas di daerah itu menyebabkan terjadinya aneksasi Black Hills.
Ketidakpuasan semakin meningkat dengan pemahatan monumen dan pada 1970 pegiat penduduk asli menduduki Mount Rushmore untuk memprotes pelanggaran traktat.
Baca tanpa iklan