Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

5 Kabar Terbaru Terkait Teror Ledakan Bom di Sri Lanka, Termasuk 1 Pelaku yang Sempat Antre Sarapan

Minggu (21/4/2019) bertepatan dengan perayaan paskah, serangkaian bom meledak di sejumlah hotel dan gereja di Sri Lanka, berikut kabar terbarunya

5 Kabar Terbaru Terkait Teror Ledakan Bom di Sri Lanka, Termasuk 1 Pelaku yang Sempat Antre Sarapan
.(AFP/ISHARA S KODIKARA)
Petugas melakukan penjagaan pasca-ledakan yang menimpa Gereja St Anthony di Kochchikade, Kolombo, Minggu (21/4/2019). Jumlah korban tewas dalam ledakan yang menimpa sejumlah gereja dan hotel di Sri Lanka sudah mencapai 52 orang, belum dipastikan penyebab dan pelaku peledakan tersebut. 

TRIBUNNEWS.COM - Kabar duka kembali mengguncang dunia.

Minggu (21/4/2019) bertepatan dengan perayaan paskah, serangkaian bom meledak di sejumlah hotel dan gereja di Sri Lanka.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 09:00 pagi waktu setempat.

Ada delapan ledakan yang diduga menargetkan jemaat gereja yang sedang merayakan Paskah dan tamu-tamu hotel.

Tiga gereja menjadi sasaran bom, dua berada di Kota Kolombo dan satu lagi di Negombo.

Tiga hotel yang juga menjadi target pengeboman yakni Hotel Kingsbury, Shangri-La, dan Grand Cinnamon yang semuanya berlokasi di Kolombo.

Enam ledakan terjadi secara berurutan dan hampir bersamaan, sementara dua ledakan lainnya terjadi beberapa jam setelahnya.

Setidaknya dua ledakan melibatkan pembom bunuh diri, termasuk satu orang pelaku yang sempat mengantre sarapan sebelum meledakkan diri di hotel Grand Cinnamon.

Berikut sejumlah hal yang telah diketahui tentang pengeboman di Sri Lanka hingga Rabu (23/4/2019) hari ini:

1. Jumlah korban terus bertambah.

Dikutip dari laman Kompas.com, jumlah korban tewas maupun luka dari insiden ini terus bertambah.

Laporan pihak kepolisian Sri Lanka menyebut jumlah korban tewas yang ditemukan sehari setelah insiden mencapai jumlah setidaknya 290 orang.

Halaman selanjutnya

Ikuti kami di
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas