Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

Kabut asap 'mengancam kesehatan', lebih dari 400 sekolah di Malaysia diliburkan

Pemerintah Malaysia meliburkan sekitar 400 sekolah dan membagikan setengah juta masker di negara bagian Sarawak untuk melindungi warganya dari

Malaysia meliburkan sekitar 400 sekolah dan mengrimkan setengah juta masker ke negara bagian Sarawak seiring meningkatnya kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan di Indonesia.

Kabut asap tersebut sebegitu parahnya sehingga dianggap membahayakan kesehatan.

Hari Senin (09/09), pemerintah Malaysia sempat merencanakan membuat hujan untuk menurunkan tingkat polusi, sekalipun efektivitasnya diragukan.

Pihak berwenang di Singapura juga sudah mengantisipasi dampak buruk kabut asap apabila angin tetap bertiup ke arah mereka dari Indonesia.

Secara berkala beberapa negara di kawasan Asia Tenggara terkena kabut asap ketika dilakukan pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit, kompleks pabrik keras, maupun perkebunan tanaman lain di Indonesia.

Pemerintah Indonesia membantah adanya asap yang melintasi batas (transboundary haze) dari Indonesia.

Dampak kesehatan

Pihak berwenang di Sawarak, Malaysia meliburkan 409 sekolah di negara bagian itu karena tingkat polusi kabut asap yang dianggap membahayakan sekitar 150.000 orang murid sekolah di sana.

Menurut laporan kantor berita Reuters, indeks pencemaran udara di Sawarak sudah mencapai angka 201, yang digolongkan sebagai "sangat tidak sehat".

Badan penanggulangan bencana Malaysia, NADMA, mengatakan mereka juga telah mengirimkan sebanyak 500.000 masker ke negara bagian Sarawak.

Hari Senin (09/09) pejabat di Kementrian Lingkungan Sarawak Gary Theseira, kepada kantor berita AFP, mengatakan hari Senin (09/09) polusi akibat kabut asap di beberapa tempat "bisa berdampak buruk bagi kesehatan".

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas