Serangan kilang minyak Saudi: Trump peringatkan AS siap angkat senjata
Harga minyak melonjak ke harga tertinggi sejak Perang Teluk Senin (16/09) setelah Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat
Para pejabat, seperti dikutip New York Times, mengatakan drone dan misil penjelajah kemungkinan digunakan, tetapi tidak semuanya mengenai sasaran di Abqaiq dan ladang minyak Khurais.
ABC melaporkan bahwa seorang pejabat senior AS mengatakan Trump cukup yakin bahwa Iran bertanggung jawab.
Harga minyak melonjak
Harga minyak mentah Brent yang menjadi salah satu patokan harga minyak, naik 10% menjadi US$66,27 per barel - peningkatan terbesar dalam satu hari sejak Perang Teluk pada 1991.
Lonjakan harga mereda setelah Presiden Trump menyetujui dilepaskannya cadangan minyak AS.
Tetapi muncul kekhawatiran bahwa harga tinggi dapat terus berlanjut jika ketegangan semakin memburuk.
Bagi para konsumen, masih terlalu dini untuk merasakan pengaruhnya, lapor wartawan BBC Katie Prescott. Kenaikan apapun baru akan dirasakan dalam beberapa minggu sehubungan dengan harga minyak.
- Kapal tanker minyak Iran yang disita berlayar dari Gibraltar
- Trump menuduh Iran melakukan serangan dua kapal minyak di Teluk Oman
- AS tawarkan jutaan dolar kepada kapten kapal tanker Iran agar bisa ditangkap
Reaksi Iran?
Iran masih belum bereaksi terhadap tuduhan terbaru AS.
Tetapi Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif, lewat cuitan pada hari Minggu (15/09), mengejek Pompeo dengan mengatakan "setelah gagal menekan habis-habisan, sekarang Menteri Pompeo melakukan pembohongan besar-besaran".
Dia mengacu kepada pernyataan pemerintah Trump bahwa "operasi tekanan maksimal" yang menyasar Iran lewat berbagai sanksi sejak Washington menarik diri dari kesepakatan internasional terkait dengan pembatasan skala program nuklir Iran.
Seberapa besar serangan Sabtu?
Serangan menyasar Abqaiq, fasilitas pemrosesan minyak terbesar perusahaan minyak negara Saudi, Aramco dan ladang minyak Khurais.
Khurais adalah sasaran terdekat ke perbatasan Yaman - jaraknya sekitar 770 km.
Arab Saudi menyatakan serangan drone, dimulai pada pukul 04:00 waktu setempat (01:00 GMT) dan menyebabkan awan hitam tebal di udara.
Houthi menyatakan pasukannya mengirim 10 drone ke arah fasilitas tersebut dan kemudian memperingatkan akan melakukan serangan lanjutan.
Baca tanpa iklan