Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

5 Info Terbaru Konflik Iran Vs Amerika, Presiden Donald Trump Mendadak Ajak Iran Berdamai

Iran pun membalas dendam dengan meluncurkan belasan rudal ke markas militer Amerika di Irak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in 5 Info Terbaru Konflik Iran Vs Amerika, Presiden Donald Trump Mendadak Ajak Iran Berdamai
Nicholas Kamm/AFP/Getty Images
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Pentagon menyebut serangan atas Soleimani adalah “upaya pertahanan” Amerika untuk melindungi para diplomatnya.

Soleimani dituding “rencanakan berbagai serangan atas diplomat AS”, salah satunya serangan dan pembakaran terhadap Kedubes AS di Baghdad, Irak, 31 Desember lalu.

Pasukan Quds yang dipimpin Soleimani juga masuk dalam daftar “Organisasi Teroris Asing” yang dirilis Amerika, karena dianggap terkait dengan Hezbollah dan Hamas.

Pemerintahan Presiden Trump mengungkapkan Pasukan Quds terlibat dalam sejumlah serangan yang tewaskan lebih 600 tentara Amerika pada tahun 2003 hingga 2011.
“Jenderal Qassem Soleimani harusnya sudah dilenyapkan sejak bertahun-tahun lalu,” kata Presiden Trump.

Apa kata dunia?

Berbagai pemimpin dunia meminta agar Amerika dan Iran menurunkan senjata.

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen meminta kedua negara untuk “berhenti saling serang dengan senjata, dan membuka ruang untuk berdialog”.

Rekomendasi Untuk Anda

Presiden Perancis, Emmanuel Macron yang sempat berbicara lewat sambungan telepon dengan Presiden Iran Rouhani, juga menyampaikan hal serupa. Macron mengaku “khawatir” dan meminta Iran untuk tidak melakukan apapun yang bisa memanaskan suasana.

Sementara itu, Jerman memilih untuk menarik mayoritas tentaranya dari Irak, Selasa (07/01). Hal serupa dilakukan Spanyol.
Di timur, China memilih untuk “berperan lebih konstruktif” menjaga keamanan regional di Asia, dan meminta kedua pihak “manut pada hukum internasional”.

Indonesia lewat Menteri Luar Negeri juga angkat bicara, meminta Iran dan Amerika menahan diri agar tak terjadi ekskalasi lebih lanjut.”

Jatuhnya Boeing, terkaitkah?

Pada hari yang sama dengan serangan rudal Iran ke markas militer AS di Irak, sebuah pesawat komersial, Boeing 737-800 milik maskapai Ukraine International Airlines, jatuh dua menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Teheran, Iran.

Seluruh 176 penumpang dan awak pesawat tewas.

Korban berasal dari berbagai negara, dengan mayoritas adalah warga negara Iran (82 orang), Kanada (63), Ukraina (11), Swedia (10), Afghanistan (4), Jerman (3) dan Inggris (3).

Apakah terkait dengan konflik Iran-AS?
Penyebab kecelakaan masih terus diselidiki.

Sumber: VOA
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas