Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Amerika Serikat Vs Iran, Pengamat: Iran Pasti Gunakan Politik Menyelamatkan Muka Sendiri

Hasibullah Satrwai menilai apa yang dilakukan Iran dengan melucurkan lusinan rudal, merupakan bentuk manuver politik untuk menyelamatkan kehormatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Ifa Nabila
zoom-in Amerika Serikat Vs Iran, Pengamat: Iran Pasti Gunakan Politik Menyelamatkan Muka Sendiri
Tangkap layar channel YouTube KOMPASTV
Pengamat Timur Tengah, Hasibullah Satrwai 

TRIBUNNEWS.COM - Konflik antara Amerika Serikat dengan Iran semakin memanas.

Iran melakukan serangan balasan dengan meluncurkan rudal-rudal ke pangkalan militer Amerika Serikat di Irak. 

Dua pangkalan Amerika Serikat yang digempur yakni pangkalan udara al-Asad di Provinsi Anbar dan pangkalan Erbil di Irak utara.

Serangan ini terjadi sekitar pukul 17.30 waktu Washington, Selasa (7/1/2020).

Serangan balasan ini buntut dari tewasnya Komandan Pasukan Elit Iran, Qassem Soleimani.

Menurut pengamat Timur Tengah, Hasibullah Satrwai menilai apa yang dilakukan Iran dengan melucurkan lusinan rudal, merupakan bentuk manuver politik untuk menyelamatkan kehormatan dirinya sendiri setelah Soleimani tewas.

"Menurut saya Iran sudah pasti menggunakan politik menyelamatkan muka sendiri"

Rekomendasi Untuk Anda

"Soleimani merupakan orang yang sangat strategis meninggal dengan cara begitu. Ini kerugian bagi Iran", kata Hasibullah dikutip dari channel YouTube KompasTV, Jumat (10/1/2020).

Baca: Fakta-fakta Mantan Sekdes yang Tega Membunuh Ibu Sendiri, Mengaku Mendapat Bisikan Ghaib

Dengan melancarkan serangan ke basis militer Amerika Serikat, menurut Hasibullah Iran tidak terlalu dipermalukan oleh publik internasional.

"Secara politik Iran berhasil untuk menunjukkan kekuatannya. Dan ini pesan secara politik memenangkan Iran secara persepsi," tandasnya.

Hasibullah menjelaskan politik menyelamatkan muka sendiri Iran tidak lepas dari isu drama yang dibahas oleh media-media di timur tengah berkaitan dengan hujan rudal di basis militer Amerika Serikat di Irak.

Ia mengatakan dalam salah satu sumber media timur tengah menyebutkan jika sebelum terjadi penyerangan di dua basis militer Amerika Serika, Iran melakukan komunikasi dengan Irak.

"Sudah kasih tahu ke Irak dan juga ke orang Amerika, Seakan-akan saya (Iran, red) mau nyerang loh,"

"Jadi diumpetin barang-barang biar tidak terlalu besar dampaknya. Itu menjadi anekdot tersendiri," beber Hasibullah.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas