Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jerman Jadi Negara Pertama di Eropa yang Terjangkit Virus Corona

Virus corona telah membunuh 106 orang dan menginfeksi lebih dari 4.000 lainnya, sebagian besar dari mereka adalah yang berada di sekitar wilayah Wuhan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Jerman Jadi Negara Pertama di Eropa yang Terjangkit Virus Corona
Dokumentasi pribadi via Kompas.com
Hasan Hidayat (23), mahasiswa Wuhan University Technology jurusan Master Business Administation berhasil pulang ke Indonesia sebelum virus corona makin meluas dan Kota Wuhan diisolir Pemerintah China. 

Ia dipastikan terkena virus yang telah menye

Baca: Korban Virus Corona Makin Bertumbangan, Kementerian Luar Negeri Akhirnya Terbitkan Travel Warning

bar secara cepat dalam beberapa pekan terakhir, setelah wabah ini muncul kali pertama di kota Wuhan, provinsi Hubei, China.

"Perempuan tersebut baru-baru ini mengunjungi orang tuanya di wilayah Wuhan," kata Zapf.

Dalam sebuah pernyataan resmi, perusahaan Webasto yang mempekerjakan perempuan China itu mengatakan telah menghentikan semua perjalanan bisnis ke dan dari China, setidaknya untuk dua pekan ke depan.

Pejabat Kesehatan Jerman pun tengah memeriksa sekitar 40 orang yang baru-baru ini melakukan kontak dengan dua pekerja.

Virus corona telah membunuh 106 orang dan menginfeksi lebih dari 4.000 lainnya, sebagian besar dari mereka adalah yang berada di sekitar wilayah Wuhan.

Kasus ini juga dilaporkan telah terjadi di sejumlah negara lainnya, termasuk Amerika Serikat (AS), Prancis, Australia dan Jepang.

Rekomendasi Untuk Anda

Menteri Kesehatan Jerman Jahn Spahn menuliskan cuitannya dalam akun Twitter pribadinya bahwa Jerman sangat siap menghadapi kasus ini.

Dalam cuitan lainnya, Spahn menegaskan bahwa para pakar kesehatan melihat risiko penyebaran virus di seluruh populasi di Jerman saat ini tetap berada pada level rendah.

Jerman pun merekomendasikan warga negaranya untuk menghindari perjalanan yang tidak terlalu penting ke China karena virus itu masih terus menyebar.

Negara tersebut juga mempertimbangkan kemungkinan pengevakuasian warga negaranya dari kota Wuhan di China, yang menjadi pusat munculnya virus mematikan ini.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas