Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

China Didukung Dunia Hadapi Virus Corona, Amerika Serikat Kirim Ahli & Afrika Sebut Tak Perlu Panik

Hadapi virus corona yang belum diketahui penyebabnya, China didukung oleh dunia, di antaranya Amerika kirim ahli hingga Afrika sebut tak perlu panik.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Inza Maliana
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in China Didukung Dunia Hadapi Virus Corona, Amerika Serikat Kirim Ahli & Afrika Sebut Tak Perlu Panik
AFP via SCMP
SCMP merekam situasi Kota Wuhan pada Selasa (28/1/2020). Video tersebut diambil dari udara. 

"Kami ingin membantu dengan cara apa pun yang kami bisa," kata Kudlow pada Rabu (29/1/2020) waktu setempat.

2. Uni Eropa

Komisaris Eropa untuk Manajemen Krisis Janez Lenarcic mengatakan Uni Eropa bisa mengirim tim medis darurat ke China.

Dalam konferensi pers pada hari Rabu (29/1/2020) waktu setempat, Ia juga mengatakan bisa menyediakan peralatan pelindung.

Sementara pada Selasa (28/1/2020), mekanisme perlindungan sipil Uni Eropa diaktifkan.

Hal itu setelah permintaan bantuan dari Perancis untuk memberikan dukungan kepada warga Uni Eropa di Wuhan, Provinsi Hubei.

"Jika bantuan diminta oleh China, melalui Mekanisme Perlindungan Sipil, kami dapat memfasilitasi penempatan Tim Medis Darurat atau menyediakan stok peralatan pelindung pribadi," kata Lenarcic.

Rekomendasi Untuk Anda

3. Kamboja

Perdana Menteri Kamboja Samdech Techo Hun Sen meminta orang-orang dari negara Asia Tenggara untuk tetap tenang dalam menangani wabah.

Hal itu ia sampaikan dalam pidato yang disiarkan NICE TV pada Kamis (30/1/2020).

Hun Sen mengaku bersahabat dengan China, untuk itu negaranya tidak akan menangguhkan penerbangan dari China.

"Kamboja akan berdiri dengan orang-orang China dalam memerangi penularan," katanya.

4. Australia

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mengatakan pemerintah Australia dengan tegas mendukung pemerintah China dan orang-orang dalam memerangi virus corona baru.

Ia menyampaikan dalam percakapan telepon dengan Anggota Dewan Negara dan Menteri Luar Negeri Wang Yi pada Rabu (29/1/2020) waktu setempat.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas