Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

China Didukung Dunia Hadapi Virus Corona, Amerika Serikat Kirim Ahli & Afrika Sebut Tak Perlu Panik

Hadapi virus corona yang belum diketahui penyebabnya, China didukung oleh dunia, di antaranya Amerika kirim ahli hingga Afrika sebut tak perlu panik.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Inza Maliana
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in China Didukung Dunia Hadapi Virus Corona, Amerika Serikat Kirim Ahli & Afrika Sebut Tak Perlu Panik
AFP via SCMP
SCMP merekam situasi Kota Wuhan pada Selasa (28/1/2020). Video tersebut diambil dari udara. 

Ia juga menghargai pertukaran informasi yang tepat waktu dari China dan komunikasi internasional yang aktif, terbuka dan transparan.

Australia siap berkoordinasi dengan China untuk memberikan bantuan yang diperlukan dalam memerangi virus.

5. Singapura

Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan juga menyatakan dukungan tegas atas upaya China mengendalikan wabah tersebut.

Dia mengatakan China telah memperoleh pengalaman secara nyata dalam meningkatkan kemampuannya menangani epidemi.

Singapura memiliki keyakinan penuh bahwa China akan memenangkan pertempuran melawan wabah.

6. Afrika Selatan

Rekomendasi Untuk Anda

Menteri Kesehatan Afrika Selatan Zweli Mkhize meyakinkan publik bahwa negara tersebut cukup siap untuk mengidentifikasi kasus-kasus yang cepat dari virus coronavirus.

Hal itu ia sampaikan dalam briefing di Institut Nasional untuk Penyakit Menular di Johannesburg pada Rabu (29/1/2020) waktu setempat.

Ia juga menuturkan Afrika Selatan tidak memiliki laporan atau dugaan kasus hingga saat ini.

Dia mengatakan Afrika Selatan telah bekerja sama dengan komunitas internasional khususnya dengan pejabat China melalui WHO.

Menurutnya ada kesepakatan luas secara internasional agar tidak ada alasan untuk panik.

Mkhize juga mengatakan soal keamanan dan kesehatan warga Afrika Selatan yang tinggal di China, khususnya yang di provinsi Wuhan atau Hubei.

Lanjut Mkhize, China telah meyakinkan mereka tidak ada bukti yang mendukung perlunya mengevakuasi warga negara asing yang tinggal di Wuhan.

"Semua orang yang masuk atau meninggalkan Wuhan dikenai karantina 14 hari untuk memastikan mereka tidak mengalami gejala."

"Warga negara asing yang membutuhkan bantuan medis untuk alasan apa pun akan diprioritaskan," katanya.

 (Tribunnews.com/Maliana)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas