Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Isi Pidato Lengkap PM Singapura Lee Hsien Loong soal Virus Corona

Dalam pidatonya, Lee Hsien Loong berbicara tentang tiga aspek utama dalam pandemi virus corona ini, yaitu aspek medis, ekonomi dan psikologi.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Isi Pidato Lengkap PM Singapura Lee Hsien Loong soal Virus Corona
Prime Minister's Office, Singapore
PM Singapura Lee Hsien Loong memberikan update terkini tentang situasi penyebaran virus corona di Singapura, Kamis (12/3/2020). 

Virus ini tentu saja bukan semata-mata masalah keagamaan.

Melainkan, virus diduga kuat bisa menyebar dengan cepat di tempat-tempat di mana banyak orang ramai berkumpul, seperti acara keagamaan.

Karena itu, Arab Saudi sementara ini menutup umrah untuk sementara.

Para pendeta menyampaikan khotbahnya lewat live streaming demi mencegah kerumunan di Saint Peter's Square.

Lee Hsien Loong meminta warga Singapura memaklumi kondisi saat ini, di mana pertemuan-pertemuan dibatasi.

- Memprioritaskan Pasien yang Mengalami Gejala Serius

Selain membatasi perkumpulan massa, Singapura juga sudah mengantongi cara menangangi virus corona.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan kemungkinan adanya ledakan jumlah penderita, rumah sakit dipastikan tidak bisa lagi menampung pasien.

Singapura tidak bisa lagi mengisolasi satu per satu suspect seperti saat ini.

Maka, perawatan di rumah sakit hanya dikhususkan untuk pasien yang sakit parah.

Seperti yang diketahui, 80 persen pasien virus corona hanya mengalami gejala atau sakit ringan.

Pasien yang paling berbahaya biasanya pasien lanjut usia, atau pasien yang memiliki penyakit lain sebelumnya, seperti tekanan darah tinggi atau masalah paru-paru.

Jika jumlah penderita makin banyak, pasien yang parah saja yang akan dirawat.

Sementara untuk penderita yang mengalami gejala ringan, disarankan untuk mendapatkan perawatan pribadi di rumah, istirahat, dan mengisolasi diri.

Sumber daya difokuskan pada pasien yang menderita sakit parah.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas