Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Asal Mula April Mop, Tradisi Tipuan dan Lelucon, Ternyata Ada Banyak Versi

Bagaimana awal terberntuknya April Mop? Berbagai tipuan pernah dibuat untuk merayakan April Mops?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Bunga Pradipta Pertiwi
zoom-in Asal Mula April Mop, Tradisi Tipuan dan Lelucon, Ternyata Ada Banyak Versi
pinterest
Sejarah singkat April Mop 

Sebab, banyak divisi-divisi Google yang masing-masing membuat leluconnya untuk memeriahkan April Mop.

Twohill pun meminta agar para pimpinan divisi ikut menghentikan upaya-upaya membuat lelucon dari tim masing-masing.

"Silakan cari tahu dan pastikan tim Anda berhenti membuat lelucon yang mungkin tengah mereka siapkan untuk internal maupun eksternal," lanjut Twohill, sebagaimana KompasTekno rangkum dari The Verge, Selasa (31/3/2020).

Perayaan April Mop sudah menjadi tradisi di Google dan seolah menjadi acara wajib tahunan.

Meskipun beberapa perusahaan teknologi mengabaikan perayaan tersebut, termasuk induk Google sendiri, Alphabet.

Hello April 2020
Hello April 2020 (Horsecampsontario.com)

Bentuk lelucon April Mop Google

Untuk merayakan April Mop, biasanya Google memperkenalkan sesuatu yang baru.

Rekomendasi Untuk Anda

Entah fitur atau game tersembunyi yang bisa diakses penggunanya.

Tahun lalu misalnya, Google merilis game ular yang legendaris.

Tapi, game tersebut disembunyikan di Google Maps dan bisa dimainkan penggunanya selama sepekan.

Google juga pernah membuat game "Space Invaders" di dalam Google Calendar.

Ada pula yang cukup unik adalah Google Tulip, di mana pengguna bisa meminta speaker Google Home untuk berbicara dengan bunga tulip.

Memanfaatkan kecerdasan buatan, Google Tulip akan "menerjemahkan" bahasa tulip sehingga manusia bisa mengerti, kapan si bunga butuh air dan butuh ruangan lebih luas.

Meniadakan perayaan April Mop tahun ini agaknya adalah keputusan yang bijak dari Google di tengah pandemi virus corona di berbagai belahan dunia.

Pasalnya, beragam informasi simpang siur dan hoaks terkait Covid-19 merajalela di berbagai platform dan membuat kekhawatiran banyak orang.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas