Media Asing Sebut Bali Memiliki Imunitas Misterius Terhadap Covid-19
Meida Asia Times menyebut Bali memiliki imunitas misterius untuk melawan wabah yang telah menewaskan 147.360 orang di seluruh dunia.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Muhammad Renald Shiftanto
Secara terpisah, petugas kesehatan di Bali harus berusuan dengan ancaman tambahan, yakni wabah demam berdarah.
Penyakit ini terkadang fatal karena memiliki gejala mirip flu, sama halnya dengan Covid-19.
Hujan yang jatuh terakhir kali mengakibatkan sekira 2.000 kasus demam berdarah di daerah Ubud, Bali.
Situasi yang membuat Bali menjadi begitu membingungkan adalah jumlah kedatangan wisatawan dari China ke Bali sebenarnya meningkat sekira tiga persen pada Januari 2020 kemarin.
Bulan tersebut bertepatan dengan lockdown yang diterapkan di Wuhan pada 23 Januari 2020 kemarin.
Bahkan, wisatawan dari China masih tiba di Bali hingga awal Februari 2020.
Setelah itu, pihak berwenang akhirnya melarang siapa pun yang berasal dari China dalam 14 hari terakhir memasuki wilayah Bali.
Baca: Di Rumah Aja, Cegah Penularan Covid-19 dan Demam Berdarah, Yuk Jadi Juru Pemantau Jentik
Baca: Saat Heboh Covid-19, Kasus Demam Berdarah di Indonesia Mencapai 41.883 Orang
Ada Sekira 5.000 Warga Australia di Bali
Lebih lanjut, penduduk Australia dan China tercatat ada 2,5 juta dari total 5 juta turis yang mengunjungi Bali tahun lalu.
Ekonom dan pakar perjalanan mengatakan, akan membutuhkan waktu satu tahun lagi bagi industri pariwisata untuk pulih.
Menurut narasumber diplomatik, masih ada sekira 5.000 warga Australi di Bali.
Banyak dari mereka memiliki bisnis atau hidup dalam masa pensiun di Pulau Dewata.
Sejauh ini, industri pariwisata Bali belum pernah terpukul sekeras ini.
Bahkan setelah pemboman teroris pada 2002 lalu, yang mengakibatkan ekonomi lokal hancur berkeping-keping selama dua tahun.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan