Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kakek dan Ayah Kim Jong Un Punya Sejarah Sakit Jantung, Sama-sama Perokok dan Pecandu Alkohol

Setelah rumor Kim Jong Un yang kritis hingga dikabarkan meninggal dunia karena sakit jantung, muncul dugaan penyakit itu adalah turuna dari keluarga.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Siti Nurjannah Wulandari

Seorang ahli biologi, Kim Hyeongsoo pada pernyataannya di konferensi HAM beberapa tahun lalu mengungkap seberapa tergila-gilanya Kim Jong Il pada rokok.

Menurutnya, Kim Jong Il pernah menugaskan para ilmuwan Korea Utara untuk memperbanyak rokok favoritnya, Rothman.

Sementara tembakau yang menjadi bahan utama rokok itu di datangkan dari Afrika.

Itu dia lakukan ketika ratusan ribu warga Korea Utara meninggal karena kelaparan pada 1990 silam.

Kim Hyeongsoo mencatat bahwa Kim Jong Il mengirim lusinan ilmuwan untuk membuat afrodisiak untuk dirinya sendiri.

Diketahui afrodisiak adalah zat kimia yang digunakan untuk merangsang daya seksual.

Saat itu, ayah Kim Jong Un ini memiliki sejumlah selir muda.

Orang-orang yang memakai topeng wajah pergi setelah meletakkan bunga di depan patung-patung pemimpin Korea Utara Kim Il Sung dan Kim Jong Il pada kesempatan ulang tahun ke-108 dari pemimpin Korea Utara Kim Il Sung, yang dikenal sebagai Day of the Sun, di Pyongyang pada 15 April 2020.
Orang-orang yang memakai topeng wajah pergi setelah meletakkan bunga di depan patung-patung pemimpin Korea Utara Kim Il Sung dan Kim Jong Il pada kesempatan ulang tahun ke-108 dari pemimpin Korea Utara Kim Il Sung, yang dikenal sebagai Day of the Sun, di Pyongyang pada 15 April 2020. (AFP/KIM WON JIN)
Rekomendasi Untuk Anda

Kim Jong Il juga merupakan pecandu alkohol dan gemar makan makanan olahan.

Selama 17 tahun Kim Jong II berkuasa, Korea Utara sering kali menjadi pembeli minuman keras, Hennessy Paradis cognac terbesar di dunia.

Bahkan pemimpin tertinggi Korut itu juga dilaporkan mengirim pembantu pemerintah ke Beijing untuk mengambil Big Mac di McDonald's.

Namun pada suatu waktu Kim Jong Il tiba-tiba menghilang dari publik.

Sama seperti Kim Jong Un saat ini, semua orang langsung berspekulasi terkait kondisi kesehatannya.

Pada 2007, dia kembali di muka publik dengan badan yang kurus dan rambut yang lebih sedikit.

Desas-desus yang muncul menyimpulkan bahwa ayah Kim Jong Un ini menderita serangan jantung.

ARAK JENAZAH - Pemerintah Korut melaksanakan upacara penghormatan terhadap mendiang Kim Jong Il. Peti mati Kim, diarak di dalam sebuah mobil jenazah berwarna hitam, bermerek Lincoln Continental, melewati ribuan pelayat yang terdiri dari pejabat Pemerintah, militer, dan tentara Korut.
ARAK JENAZAH - Pemerintah Korut melaksanakan upacara penghormatan terhadap mendiang Kim Jong Il. Peti mati Kim, diarak di dalam sebuah mobil jenazah berwarna hitam, bermerek Lincoln Continental, melewati ribuan pelayat yang terdiri dari pejabat Pemerintah, militer, dan tentara Korut. (ctv.ca)

Ketika Kim Jong Il menderita stroke pada tahun 2008, dokter China dan Prancis membantu mengobatinya, menurut laporan media Korea Selatan saat itu.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas