Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Imbas Covid-19, 5.000 Karyawan Scandinavian Airlines Terkena PHK

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) itu akan dilakukan terhadap 1.900 karyawan full time di Swedia, 1.300 di Norwegia dan 1.700 di Denmark

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
zoom-in Imbas Covid-19, 5.000 Karyawan Scandinavian Airlines Terkena PHK
Sputnik News
Scandinavian Airlines 

Ia pun memuji bantuan yang diberikan pemerintah, seperti dukungan Swedia untuk para pekerja yang sedang cuti.

Perlu diketahui, Swedia dan Denmark merupakan dua pemegang saham terbesar SAS.

Kedua negara itu telah mengumumkan pada 17 Maret lalu, bahwa mereka akan memberikan stimulus sebesar lebih dari 275 juta euro dalam jaminan kredit untuk melindungi SAS dari dampak krisis ekonomi.

Kendati demikian, Gustafson menilai SAS perlu melihat masa depan dan harus siap melakukan penyesuaian tenaga kerjanya setelah berakhirnya pandemi.

"Covid-19 telah menciptakan krisis secara global bagi masyarakat luas dan industri penerbangan khususnya," papar Gustafson.

Sejak makin mewabahnya pandemi corona pada Maret lalu, perjalanan internasional pun akhirnya terhenti secara total.

SAS bahkan telah memberhentikan sebagian besar stafnya untuk sementara waktu karena terdampaknya aktivitas perjalanan ke luar negeri dan domestik.

Rekomendasi Untuk Anda

Hingga hari ini, maskapai ini hanya mengoperasikan jaringan domestik yang sangat terbatas di wilayah Norwegia dan Swedia.

Scandinavian Airlines atau SAS merupakan pembawa bendera Denmark, Norwegia dan Swedia.

Maskapai ini berkantor pusat di Solna, Swedia dan biasa mengoperasikan 180 pesawat yang terbang ke 90 rute, dengan hub utamanya adalah Bandara Copenhagen-Kastrup, Bandara Stockholm-Arlanda, dan Bandara Oslo, Gardermoen.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas