Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hampir Setengah Populasi Suku Arara di Amazon Brasil Positif Corona

Wabah Covid-19 di Brasil mengancam kehidupan penduduk suku pedalaman Amazon.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Hampir Setengah Populasi Suku Arara di Amazon Brasil Positif Corona
CNN
Seorang remaja dari suku pedalaman Amazon terisolasi setelah dites positif mengidap Covid-19 telah meninggal dunia. Meninggalnya remaja tersebut meningkatkan kekhawatiran tentang dampak virus corona pada para penduduk asli kawasan tersebut. 

"Kami meminta perlindungan dengan kasus-kasus Covid-19 ini," kata lelaki Arara ini.

Para ahli menilai kondisi memprihatinkan yang dialami suku Arara tidak hanya disebabkan wabah.

Ratusan penebangan liar, perampasan lahan, peternakan, dan operasi ilegal di perbatasan adalah beberapa penyebab Arara jadi suku paling terdampak Covid-19.

"Jumlah penjajah telah meningkat banyak, mereka menebang banyak kayu. Pemerintah tidak menghentikan mereka. Ada terlalu banyak penjajah di daerah itu," jelas pria ini.

Foto terbaru ini diambil pemerintah Brasil dengan menggunakan pesawat untuk menginvestigasi jumlah penambang liar di kawasan itu.
Foto terbaru ini diambil pemerintah Brasil dengan menggunakan pesawat untuk menginvestigasi jumlah penambang liar di kawasan itu. (Guilherme Gnipper Trevisan/Hutukara/Independent)

Baca: Berhenti Update Kematian, Brasil Kembali Terbitkan Data Covid-19 setelah Disentil Pengadilan

Baca: Prediksi Everton vs Liverpool Liga Inggris: Panggung Adu Tajam Juru Gedor Asal Brasil

Sejak Januari 2019 hingga Maret 2020, tanah Amazon telah kehilangan lebih dari 8.000 hektar hutan karena para pendatang dan penebang liar.

Rumah bagi suku-suku asli Brasil ini bahkan dinilai sebagai daerah paling gundul dari semua bioma.

Suku Arara menuntut pemerintah untuk mengusir semua pendatang yang menginvasi wilayah mereka.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu mereka juga ingin fasilitas kesehatan yang memadahi untuk mencegah kematian.

Mayarakat adat Brasil telah hidup di pedalaman Amazon sejak ribuan tahun yang lalu.

Setidaknya ada 900.000 populasi masyarakat pribumi di tempat ini.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas