Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Berkuasa hingga 2036, Presiden Rusia Vladimir Putin Bicara Amandemen Konstitusi

Kremlin memuji pemungutan suara yang luar biasa dalam mendukung amandemen sebagai kemenangan bagi Putin.

Berkuasa hingga 2036, Presiden Rusia Vladimir Putin Bicara Amandemen Konstitusi
AFP/ALEXEI DRUZHININ
Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato di negara tersebut terkait wabah koronavirus di kediaman Novo-Ogaryovo di luar Moskow pada 25 Maret 2020. (AFP/Alexei Druzhinin/ SPUTNIK/AFP) 

TRIBUNNEWS.COM, MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan amandemen konstitusi yang disetujui dalam pemungutan suara nasional menciptakan kondisi "pembangunan progresif" bagi Rusia selama beberapa dekade yang akan datang.

Salah satu perubahan yang disetujui dalam pemungutan suara selama seminggu yang berakhir pada tanggal 1 Juli lalu itu memungkinkan Putin untuk memenangkan dua masa jabatan lagi sebagai Presiden, jika terpilih kembali.

Sehingga Putin akan tetap berkuasa sampai tahuin 2036.

Perubahan-perubahan lain memberi kekuasaan kepada mantan Presiden kekebalan dari penuntutan, mengabadikan rujukan kepada Tuhan dalam Konstitusi, menawarkan perlindungan pensiun dan mendefinisikan perkawinan sebagai persatuan seorang pria dan seorang wanita.

Namun oposisi mengatakan pemungutan suara itu ilegal dan tidak sah.

Kelompok pengawas independen mengatakan suara itu sangat cacat.

Tapi kantor berita Rusia yang mengutip Putin mengatakan, "saya benar-benar yakin, kita melakukan hal yang benar dalam mengadopsi amandemen konstitusi saat ini."

"Amandemen itu akan memperkuat kebangsaan kami dan menciptakan kondisi perkembangan progresif negara kami selama beberapa dekade yang akan datang," kata Putin kepada media, Minggu (5/7/2020).

Kremlin memuji pemungutan suara yang luar biasa dalam mendukung amandemen sebagai kemenangan bagi Putin.

Pada Jumat lalu, Kremlin mengatakan masyarakat Rusia telah menunjukkan persatuan melalui pemungutan suara untuk mendukung reformasi.

Untuk diketahui Presiden Vladimir Putin semula akan mengakhiri masa jabatan pada 2024.

Dengan tambahan 12 tahun masa berkuasa itu, maka Vladimir Putin setidaknya akan berkuasa di Rusia hingga 2036.

Saat itu Vladimir Putin akan berusia 84 tahun. (Reuters)

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas