Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Aksi Pria di Malaysia Bunuh 3 Kucing dengan Mesin Cuci Laundry Terekam CCTV, Pelaku Kini Diburu

Aksi kejam dilakukan oleh seorang pria di Malaysia.Pria itu tega memasukkan kucing ke dalam mesin cuci sebuah toko laundry di kawasan Desa Aman Puri.

Aksi Pria di Malaysia Bunuh 3 Kucing dengan Mesin Cuci Laundry Terekam CCTV, Pelaku Kini Diburu
Kolase Tribunnews/ Facebook Persatuan Haiwan Malaysia
Para saksi telah membuat laporan Polri di Polres Jaya Kepong Desa pukul 10.30 dini hari kejadian dan kehadiran Tim Penegakan DVS Negara Selangor Anggota Tim Selangor bertindak atas Terima kasih DVS Selangor telah berkenan turun ke lokasi untuk berlari penyelidikan. 

TRIBUNNEWS.COM- Aksi kejam dilakukan oleh seorang pria di Malaysia.

Dilansir World of buzz pria berusia 30 tahunan itu ketahuian telah membunuh tiga ekor kucing.

Pria itu tega memasukkan kucing ke dalam mesin cuci sebuah toko laundry di kawasan Desa Aman Puri, Kepong.

Penyelidik dari Departemen Layanan Hewan Malaysia (DVS) Negara Bagian Selangor mengambil bangkai kucing Minggu, 12 Juli 2020 sekitar pukul 22.30 waktu setempat.

orang gila bunuh kucing
Pria berusia 30 tahunan itu ketahuian telah membunuh tiga ekor kucing. Pria itu tega memasukkan kucing ke dalam mesin cuci sebuah toko laundry di kawasan Desa Aman Puri, Kepong.

Baca: Video Aksi Lucu Kucing Memijat Curi Perhatian Warganet, Sang Pemilik Ungkap Cerita di Baliknya

Baca: Viral Kisah Driver Ojol Beri Makan Kucing Liar di Jakarta, Menyesal Sempat Tak Bisa Beri Makanan

DVS membawa bangkai ke Laboratorium Forensik di Shah Alam Selangor untuk penyelidikan lebih lanjut.

Presiden Asosiasi Hewan Malaysia (Animal Malaysia), Arie Dwi Andika, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 5.30 pagi dan diumumkan kepada publik sekitar pukul 09.00.

"Ini adalah insiden kedua pembunuhan yang menggunakan mesin cuci."

"Saksi kemudian menghubungi asosiasi sebelum membuat laporan polisi di Kantor Polisi Desa Jaya, Kepong, "katanya kepada Astro AWANI, Minggu (12/7/2020).

Arie mendesak pihak berwenang untuk mengambil tindakan terhadap pelaku agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Saksi yang mengaku telah melihat kejadian itu dan pemilik toko binatu yang memiliki rekaman CCTV didesak untuk melaporkan kejadian itu ke polisi dan kemudian memperpanjang laporannya ke Departemen Layanan Hewan Malaysia (DVS)."

Halaman
123
Penulis: Bunga Pradipta Pertiwi
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas