Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ada Bir dalam Bekal Makan Siang Murid Sekolah, Guru di Kota Ini Sampai Menangis

Para guru menyebut itu adalah bekal makan siang terburuk dan tidak masuk akal, yang pernah dibawa oleh muridnya.

Ada Bir dalam Bekal Makan Siang Murid Sekolah, Guru di Kota Ini Sampai Menangis
Serambi Indonesia/M Anshar
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM -- Para guru di Halifax, West Yorks, merasa prihatin mengetahui bekal makanan yang dibawa oleh murid-murid mereka di sekolah.

Menurut para guru, bekal makan siang yang dibawa murid-muridnya tidak masuk akal untuk seorang anak. Sebagai contoh, happy meal dingin, pai babi, junk food, hingga bir.

Para guru menyebut itu adalah bekal makan siang terburuk dan tidak masuk akal, yang pernah dibawa oleh muridnya.

Melansir Mirror pada Kamis (1/10/2020), seorang murid sekolah dasar membawa pai babi dan sekaleng shandy.

Dia membuat makan siangnya sendiri karena "hanya itu yang ada di lemari es", kata murid itu kepada guru di Halifax, West Yorks.

Baca: Donald Trump Positif Covid-19, Kondisinya Mengkhawatirkan, Tapi Tim Dokter Beri Keterangan Berbeda

Ada juga murid yang mmebawa bekal berupa sekaleng Red Bull dan sekantong camilan jagung, Monster Munch.

Seorang guru di Leeds mengatakan seorang anak tiba dengan sebungkus biskuit jahe menjelaskan bahwa ibunya "terlalu lelah" untuk pergi ke toko.

Guru itu kemudian bertanya kepada ibu dari seorang murid yang membawa sekaleng Red Bull dan diberi tahu, "Dia sudah larut malam di Xbox-nya dan sepertinya dia membutuhkan minuman penyegar."

Seorang anggota staf di sebuah sekolah di Birmingham mendapatkan kotak Happy Meal dengan burger dan kentang goreng McDonald's yang dingin dari murid sekolah.

Junkfood.
Junkfood. (Phys.org)

Nenek dari murid itu mengatakan bahwa barang itu telah dibeli sehari sebelumnya, tetapi anak tidak menginginkan itu jadi makan siangnya, jadi “sayang sekali jika disia-siakan”.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas