Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Beginilah Proses Mendapatkan Visa ke Jepang Bagi Pemilik COE

Sejak 1 Oktober 2020 secara teoritis pembukaan aplikasi bagi pemegang COE (Certificate of Eligibility) dari imigrasi Jepang

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Beginilah Proses Mendapatkan Visa ke Jepang Bagi Pemilik COE
Richard Susilo
Certificate of Eligibility (COE) dari pemerintah Jepang yang harus ditukarkan ke kedutaan besar atau konjen Jepang agar dijadikan bentuk Visa yang diterakan pada paspor kita. 

Saat berada di bandara di Indonesia, pastikan selambatnya 7 November 2020 yang berarti hasil tes PCR masih berlaku.

Saat memasukkan Surat Perjanjian Tertulis (Residence Track) Sumpah dari organisasi/perusahaan/sekolah, masukkan dua copy saat mengajukan aplikasi COE untuk menjadi Visa.

Satu copy akan ditahan pihak kedutaan dan satu copy akan diberikan cap dari pihak kedutaan tanda mengetahui, dan dibawa oleh kita ke Jepang bersama dokumen lainnya seperti paspor.

Terakhir mengenai batasan jumlah yang boleh masuk ke Jepang adalah 1000 orang saja.

Olehkarena itu pihak imigrasi Jepang akan memberitahukan pihak sponsor (pengundang) misalnya pihak sekolah, agar masuk ke Jepang tanggal sekian sekian sekian.

Hal itu untuk alokasi jumlah warga asing ke jepang agar tidak terlalu jauh bergeser dari angka 1000 orang per hari yang dibatasi bisa memasuki Jepang saat ini.

Mengapa dibatasi? Karena keterbatasan waktu untuk pemeriksaan tes PCR serta keterbatasan sumber daya manusia yang punya lisensi untuk melakukan tes PCR tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Jadi kali ini tolong hati-hati dalam aplikasi COE menjadi Visa agar semua proses perjalanan bisa berlangsung lancar.

Salah perhitungan, misal validitas hasil tes PCR terlewati, kita tak bisa berangkat ke Jepang, bookingan hotelpun akan hangus, biaya cancel mungkin sama dengan biaya menginap per harinya.

Buang uang percuma, buang waktu percuma, banyak kerugian akan dihadapi. Belum lagi masalah si penjemput di Jepang mungkin.

Sementara itu baru saja terbit Buku "Rahasia Ninja di Jepang", pertama di dunia cerita non-fiksi kehidupan Ninja di Jepang dalam bahasa Indonesia, silakan tanyakan ke: info@ninjaindonesia.com

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas