Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Survei Perusahaan Jepang, 10 Perusahaan Jepang Akan Ke Luar dari Indonesia

Sekitar 10 perusahaan Jepang akan ke luar dari Indonesia, umumnya dua pertiga dari bisnis produsen (maker) yang mengalami kesulitan bisnis

Survei Perusahaan Jepang, 10 Perusahaan Jepang Akan Ke Luar dari Indonesia
Yamada Consultant
Laporan survei Yamada Consultant 11-25 September 2020 

Sebagian besar perusahaan tidak berhasil memulihkan penurunan kinerja bisnisnya dan diperkirakan akan turun sampai ke bawah level tahun sebelumnya sepanjang tahun.

Sementara situasi sulit terus berlanjut akibat bencana corona, 51,6% responden menjawab pertanyaan, “Adakah perubahan posisi bisnis atau strategi manajemen Indonesia?”, dijawab “Sama pentingnya dengan sebelumnya”.

Di sisi lain, 6,3% perusahaan menjawab bahwa mereka mempertimbangkan untuk mundur dari bisnis di Indonesia atau sekitar 10 perusahaan akan meninggalkan Indonesia.

Akibat kesulitan ekonomi yang ada di Indonesia itu, semakin banyak perusahaan Jepang melakukan konsultasi dengan pihak Yamada Consultant saat ini.

Pada tahun 2012-2013, saat booming investasi oleh perusahaan Jepang di Indonesia, perusahaan yang masuk pasar Indonesia cukup banyak mengikuti perusahaan besar. Namun karena merugi sejak saat itu, tampaknya telah memutuskan untuk mundur dan terpicu oleh Corona.

Survei tersebut juga menanyakan, "Apakah Anda mempertimbangkan merger / akuisisi (M&A) dan aliansi (aliansi perusahaan) di masa depan?"

Sebanyak 68,6% menjawab tidak mempertimbangkan, 16,4% menjawab akan menganggapnya seperti sebelum pandemi, dan 1,9% menyatakan aktif mempertimbangkan untuk merger.

Pertimbangan khusus termasuk "menciptakan peluang bisnis baru dengan perusahaan mitra lokal melalui aliansi dan usaha patungan," "bisnis baru dan akuisisi dengan penekanan pada teknologi," dan "meninjau hubungan dengan usaha patungan."

"Secara keseluruhan bisnis di Indonesia dari perspektif jangka panjang, dan berfokus pada bisnis inti konvensional dengan Corona sebagai peluang, masih ada peluang mengembangkan pasar baru dan bisnis baru. Beberapa perusahaan sudah mulai membeli perusahaan.".

Bagaimana dengan korupsi atau uang sogok yang ada di Indonesia?

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas