Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Donald Trump Hampir Akui Kemenangan Joe Biden saat Pidato, tapi dengan Cepat Menyesuaikan Kalimatnya

Donald Trump nyaris mengakui kekalahannya dalam pilpres Amerika 2020, namun dengan cepat menyesuaikan kata-katanya

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Garudea Prabawati
zoom-in Donald Trump Hampir Akui Kemenangan Joe Biden saat Pidato, tapi dengan Cepat Menyesuaikan Kalimatnya
MANDEL NGAN / AFP
Presiden AS Donald Trump setelah menyampaikan update tentang "Operation Warp Speed" di Rose Garden Gedung Putih di Washington, DC pada 13 November 2020. 

Misalnya, salah satu tindakan terakhir Obama saat menjabat adalah menetapkan lima monumen nasional baru - melindungi 550 juta hektar tanah dan air, karena khawatir Trump akan memangkas peraturan lingkungan.

Sementara itu, dikabarkan rencana terakhir Trump yaitu membuat aturan yang lebih ketat tentang visa imigran.

Perintah lain yang diperdebatkan yaitu penyalurkan dana Covid-19 kepada orang tua di daerah di mana distrik sekolah ditutup, yang dapat digunakan untuk pendidikan swasta.

Biden dapat membatalkan perintah eksekutif Trump ketika dia menjabat, tetapi perlu waktu untuk melakukannya.

2. Memberi pengampunan

Biasanya, presiden yang akan segera keluar menggunakan minggu-minggu terakhir mereka di kantor untuk memberikan pengampunan.

Misalnya Obama meringankan 330 hukuman pada hari terakhirnya menjabat - yang terbanyak dalam catatan - meskipun dia telah menggunakan kekuasaan dengan bijak untuk sebagian besar masa kepresidenannya.

Berita Rekomendasi

Banyak dari mereka yang diampuni atau diringankan hukumannya oleh Obama adalah pelaku narkoba yang menurutnya mendapat hukuman yang tidak adil.

Namun di minggu-minggu terakhirnya, Obama juga mengeluarkan grasi kepada whistleblower Chelsea Manning Wikileaks.

Sementara itu, Trump sebelumnya telah menggunakan kuasa pengampunan Presiden untuk memaafkan teman dan sekutu politiknya, termasuk pembunuh bayaran Roger Stone dan penipu kampanye Dinesh D’Souza.

Daftar pengampunan Trump dapat mencakup orang-orang yang dicurigai melakukan kejahatan yang terkait dengan kampanyenya tahun 2016, atau seruan ke Ukraina yang menyebabkan pemakzulannya.

Bisa juga termasuk orang-orang yang diduga melakukan kejahatan yang terkait dengan kepentingan bisnisnya.

Meski begitu, Trump selalu berpendapat bahwa dia memiliki kekuatan untuk memaafkan dirinya sendiri, dia men-tweetnya beberapa kali.

3. Menghasilkan uang

The Trump International Hotel pada tanggal 5 September 2017 di Washington DC.
The Trump International Hotel pada tanggal 5 September 2017 di Washington DC. (PAUL J. RICHARDS / AFP)
Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas