Tribun

PM Jepang Umumkan Program GoToTravel Diperpanjang Hingga Juni 2021

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengumumkan bahwa program GoToTravel (GTT) diperpanjang sampai dengan Juni 2021.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in PM Jepang Umumkan Program GoToTravel Diperpanjang Hingga Juni 2021
Foto Partai Liberal Demokratik (LDP)
Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengumumkan bahwa program GoToTravel (GTT) diperpanjang sampai dengan Juni 2021.

Perpanjangan program GoToTravel ini sekaligus dalam rangka menyambut Olimpiade yang akan diselenggarakan mulai 24 Juli 2021.

"Melindungi kehidupan dan penghidupan masyarakat. Ini adalah tanggung jawab terbesar pemerintah. Kita akan lakukan terbaik untuk pencegahan Covid-19 dan program GTT akan terus dilanjutkan hingga Juni 2021," kata PM Jepang Yoshihide Suga, Jumat (4/12/2020).

Di awal pertemuan pers yang dimulai pukul 18.00, Perdana Menteri menyampaikan kesediaannya untuk menyeimbangkan pencegahan infeksi dan revitalisasi kegiatan sosial ekonomi.

Baca juga: Tingkat Hunian Hotel di Jepang Meningkat 7 Persen Setelah Kampanye GoToTravel Dimulai

"Dengan keputusan untuk membuat langkah-langkah ekonomi tambahan untuk Corona minggu depan, kami akan memberikan tunjangan 50.000 yen untuk rumah tangga orang tua tunggal dan 1,5 triliun hibah sementara untuk revitalisasi daerah yang akan digunakan untuk dana kerja sama bagi toko-toko dengan jam kerja yang dipersingkat," jelasnya.

Dengan semakin berkurangnya tempat tidur di rumah sakit bagi penderita Covid-19, pemerintah Jepang mengambil langkah konkrit untuk mencegah infeksi antara lain dengan fokus pada persiapan vaksin.

Masyarakat juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, cuci tangan dengan sabun serta menghindari kerumunan.

Baca juga: Menteri Ekonomi Perdagangan dan Industri Jepang Pertimbangkan Usulan Pembentukan NIA

Opini publik Kyodo News pada pertengahan November, hampir 70 persen meminta agar "pencegahan infeksi" diprioritaskan.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas