Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Olimpiade 2021

Survei NHK: Hanya 27 Persen yang Yakin Olimpiade Jepang Harus Dilaksanakan Tahun 2021

Sebanyak 27 persen responden yang setuju dan yakin Olimpiade Paralimpiade harus dilakukan Jepang tahun 2021.

Survei NHK: Hanya 27 Persen yang Yakin Olimpiade Jepang Harus Dilaksanakan Tahun 2021
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Plang monumen Olimpiade untuk promosi diangkut dari pabriknya menuju Taman Odaiba Kaihin, Tokyo, Jumat (17/1/2020). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Hasil survei NHK menghasilkan kesimpulan sebanyak 27 persen responden yang setuju dan yakin Olimpiade Paralimpiade harus dilakukan Jepang tahun 2021.

Sekitar 30 persen jajak pendapat NHK tentang Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, yang ditunda tahun depan, menjawab bahwa harus dibatalkan, jumlahnya lebih banyak dari mereka yang menjawab harus diadakan.

NHK melakukan survei opini publik selama tiga hari dari tanggal 11 Desember hingga 13 Desember 2020 menggunakan metode yang disebut "RDD" yaitu memanggil nomor telepon tetap dan telepon seluler yang dibuat secara acak oleh komputer untuk orang yang berusia 18 tahun ke atas di seluruh tempat di Jepang.

Jumlah orang yang disurvei adalah 2.164 orang, dan 58 persen, atau 1.249 orang, menjawab survei tersebut.

Ariake Arena, di Tokyo yang disoroti lampu warna warni,  merupakan tempat Olimpiade untuk bola voli, dan Tokyo Aquatics Center, yang merupakan tempat untuk berenang dan kegiatan lainnya.
Ariake Arena, di Tokyo yang disoroti lampu warna warni, merupakan tempat Olimpiade untuk bola voli, dan Tokyo Aquatics Center, yang merupakan tempat untuk berenang dan kegiatan lainnya. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Ketika ditanya pendapat mereka tentang Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade yang ditunda tahun depan, 27 persen mengatakan harus mengadakannya.

Kemudian 32 persen mengatakan harus membatalkannya, dan 31 persen mengatakan harus menundanya.

Jumlah yang meminta meniadakan Olimpiade ternyata melebihi jumlah yang yakin harus diadakan.

Ketika ditanya pertanyaan yang sama di bulan Oktober 2020 lalu, 40 persen mengatakan "harus diadakan", 23 persen mengatakan "harus dibatalkan", 25 persen mengatakan "harus ditunda lebih lanjut".

Baca juga: Bendungan di Minamiboso, Chiba, Jepang Tak Bisa Mengairi Kota, Warga Dapat Subsidi 500 Yen Per Hari

Penuntut umum (Jaksa) Jepang sedang menyelidiki masalah pertemuan sosial yang diadakan malam sebelum "Pesta Melihat Bunga Sakura".

Pada survei kali ini, etika ditanya seberapa yakin penjelasan mantan Perdana Menteri Shinzo Abe tentang masalah ini, 2 persen mengatakan mereka "sangat yakin", 11 persen mengatakan mereka "agak yakin".

Kemudian yang "tidak terlalu yakin" berjumlah 33 persen dan 45 persen "tidak yakin sama sekali" akan penjelasan mantan PM Abe di parlemen Jepang.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas