Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Antisipasi Varian Baru Virus Corona, Mulai Hari Ini Bandara Jepang Memperketat Pemeriksaan Penumpang

Pemerintah Jepang semakin memperketat karantina di bandara kedatangan internasional menyusul terkonfirmasinya varian baru virus corona.

Antisipasi Varian Baru Virus Corona, Mulai Hari Ini Bandara Jepang Memperketat Pemeriksaan Penumpang
Foto NHK
Tempat pendaftaran khusus di bandara Jepang setelah penumpang turun dari pesawat, bagi yang datang dari luar negeri, khususnya dari Inggris, Afrika Selatan dan Australia mendapat pemeriksaan tambahan antisipasi varian baru virus corona. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Mulai Rabu (30/12/2020) hari ini, Pemerintah Jepang semakin memperketat karantina di bandara kedatangan internasional menyusul terkonfirmasinya varian baru virus corona di Negeri Sakura itu.

Pemerintah mewajibkan warga Jepang yang kembali dari luar negeri atau warga asing, untuk menyerahkan sertifikat pemeriksaan sebelum meninggalkan lokasi negara di luar Jepang.

"Di stasiun karantina Bandara Narita, di mana penumpang yang tiba dari Afrika Selatan, Inggris, Australia serta tentara Amerika yang bermarkas di Jepang misalnya, dipastikan menjalankan pemeriksaan khusus antisipasi varian baru virus corona," papar sumber Tribunnews.com, Rabu (30/12/2020).

Pemerintah Jepang semakin memperketat karantina untuk warga yang kembali dan imigran dari Inggris, Australia dan Afrika Selatan di mana virus yang bermutasi telah dikonfirmasi.

Juga akan ditargetkan negara lain seperti Prancis dan Belanda.

Warga Jepang yang kembali dari negara atau wilayah di mana virus yang bermutasi telah dikonfirmasi juga diharuskan untuk diperiksa dan diserahkan hasil pemeriksaan PCR ke stasiun karantina bandara dalam waktu 72 jam sebelum meninggalkan lokasi.

"Jika tidak dapat menyerahkan sertifikat maka akan meminta penumpang untuk menunggu 14 hari di properti karantina," ujarnya.

Selain itu dalam waktu dekat pemerintah juga akan menambah enam negara, termasuk Kanada dan Swiss, di mana virus corona baru yang bermutasi telah dikonfirmasi, ke target penguatan karantina di bandara.

Baca juga: Setelah Jepang dan Prancis, Kasus Varian Baru Virus Corona Telah Mencapai Spanyol hingga Kanada

Seorang wanita Jepang berusia 21 tahun yang kembali dari Kanada berkata, "Saya mendengar bahwa Kanada juga akan mengenakan pengetatan karantina di masa mendatang. Saya pikir wajar untuk memperkuat karantina namun tentu akan membebani tenaga medis domestik."

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas