Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres Amerika Serikat

Kongres Sahkan Kemenangan Joe Biden-Kamala Haris Sebagai Presiden dan Wapres Baru Amerika Serikat

Kongres Amerika Serikat mengesahkan kemenangan presiden terpilih Joe Biden dan wakil presiden terpilih Kamala Harris.

Kongres Sahkan Kemenangan Joe Biden-Kamala Haris Sebagai Presiden dan Wapres Baru Amerika Serikat
Angela Weiss / AFP
Presiden terpilih AS Joe Biden menyampaikan sambutan di The Queen di Wilmington, Delaware, pada 10 November 2020 
p>TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Kongres Amerika Serikat mengesahkan kemenangan presiden terpilih Joe Biden dan wakil presiden terpilih Kamala Harris.

Dilansir dari Associated Press sore ini (7/1/2021), Kongres Amerika Serikat pun secara resmi memvalidasi hasil penghitungan suara electoral college seluruh negara bagian Amerika Serikat.

Pengesahan ini terjadi pada hari dimana gedung Capitol atau gedung parlemen Amerika Serikat beberapa jam sebelumya diserbu dan diduduki pendukung presiden petahana Donald Trump.

Baca juga: Pilpres Amerika Serikat: Kemenangan Joe Biden Akan Disahkan Kongres Hari Ini, Bagaimana Prosesnya?

Akibat aksi tersebut 4 orang meninggal dan berbagai fasilitas di gedung tersebut mengalami kerusakan.

Kekacauan yang dilakukan pendukung Trump itu disebut presiden terpilih Joe Biden sebagai insurrection atau pemberontakan karena bertujuan menghentikan proses persidangan kongres AS yang dipimpin sendiri oleh Wakil Presiden AS Mike Pence.

Tidak lama setelah pengesahan kemenangan Joe Biden yang diumumkan Wakil Presiden AS Mike Pence, presiden petahana Donald Trump dilaporkan Associated Press menyatakan “transisi kekuasaan yang tertib akan dilaksanakan,”

Baca juga: Pilpres Amerika Serikat: FBI Diminta Selidiki Donald Trump yang Memohon Suara Tambahan di Georgia

Wakil Presiden Mike Pence melaksanakan tugas konstitusionalnya sebagai kepala Senat Amerika Serikat di parlemen dan memimpin seluruh proses pengesahan penghitungan suara negara bagian, melawan permintaan presiden petahana Donald Trump yang memintanya untuk membatalkan seluruh hasil perhitungan negara bagian dan meminta Kongres untuk memilih presiden baru.

Pence dalam pernyataan sebelum memimpin persidangan tersebut menegaskan dirinya tidak memiliki otoritas untuk melakukan permintaan Trump untuk secara sepihak membatalkan keputusan hasil penghitungan negara bagian.

Baca juga: Reaksi Pemimpin Dunia Soal Rusuh di Capitol AS, Jerman: Trump Harus Berhenti Injak-injak Demokrasi

Pada puncak pengesahan, Mike Pence mengatakan, hasil penghitungan negara bagian “cukup sebagai dasar sebuah deklarasi” atas kemenangan Joe Biden.

Dalam keadaan normal, prosedur penghitungan suara akan menjadi formalitas belaka-yang merupakan langkah terakhir dalam proses teknis yang rumit untuk memilih pemerintahan baru.

Tetapi setelah kalah dari kasus pengadilan demi kasus pengadilan dan tanpa pilihan lain, Trump dan sekutunya telah memusatkan perhatian pada 6 Januari sebagai kesempatan terakhir mereka untuk mencoba mempertahankan kekuasaan.

Penulis : Edwin Shri Bimo

Berita ini sudah tayang di kompas.tv dengan judul Kongres Sahkan Kemenangan Joe Biden sebagai Presiden Baru Amerika Serikat

Ikuti kami di
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas TV
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas