Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Krisis Myanmar

Thailand Siapkan Opsi Evakuasi Warganya Yang Terdampar di Myanmar

Thailand telah menyusun rencana untuk mengevakuasi warga Thailand yang terdampar di Myanmar jika kekerasan di sana

Thailand Siapkan Opsi Evakuasi Warganya Yang Terdampar di Myanmar
Handout / FACEBOOK / AFP
Foto ini diambil dan diterima atas izin sumber anonim melalui Facebook pada 1 April 2021 menunjukkan pengunjuk rasa membakar salinan konstitusi 2008 selama demonstrasi menentang kudeta militer di Mandalay Myanmar. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK – Thailand telah menyusun rencana untuk mengevakuasi warga Thailand yang terdampar di Myanmar jika kekerasan di sana memburuk.

Mengutip Bangkok Post, Jumat, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Tanee Sangrat mengatakan kedutaan besar Thailand di Yangon melaporkan bahwa protes terhadap penguasa militer Myanmar terus berlanjut, meskipun pengiriman pasokan makanan tidak terganggu.

Pihak berwenang Thailand telah memantau situasi dengan cermat dan setuju situasinya belum mencapai titik di mana warga Thailand harus diberitahu untuk meninggalkan Myanmar.

Baca juga: Militer Myanmar Telah Bunuh Lebih dari 500 Orang dalam 2 Bulan, Apa Peran Komunitas Internasional?

“Tetapi jika kekerasan meningkat, sehingga memerlukan evakuasi, kedutaan memiliki rencana untuk membawa pulang warga Thailand,” kata Tanee Sangrat seperti yang dilaporkan Bangkok Post, Jumat (2/4/2021).

Kepala Angkatan Udara ACM Airbull Suttiwan telah menginstruksikan Wing 6 yang berbasis di bandara Don Mueang untuk menyiapkan armada pesawat angkut C-130 jika pemerintah menetapkan misi untuk membawa pulang warga Thailand di Myanmar.

"Panglima angkatan udara memberikan instruksi setelah protes terhadap kudeta militer dimulai di Myanmar. Pesawat akan segera terbang atas perintah pemerintah," kata Juru bicara angkatan udara Thailand AM Thanat Chanamphai.

Namun, Kementerian Luar Negeri Thailand masih akan me

Baca juga: Ratusan Masyarakat Sipil Tewas, Menlu Retno Minta Junta Militer Stop Kekerasan di Myanmar

nilai situasi di Myanmar untuk memutuskan kapan warga Thailand harus dibawa pulang.

Sementara itu, Tanee menyampaikan sikap pemerintah tentang situasi di Myanmar, dengan mengatakan bahwa pemerintah Thailand prihatin dengan laporan meningkatnya korban di negara itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas