Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sepanjang Februari 2021 Hanya 200 WNI yang Memasuki Jepang

Untuk mencegah penyebaran infeksi virus corona, pemerintah Jepang menolak kedatangan warga asing.

Sepanjang Februari 2021 Hanya 200 WNI yang Memasuki Jepang
Richard Susilo
Wisatawan Indonesia berpose dengan latar belakang Sky Tree di Asakusa Tokyo Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Wisatawan Indonesia yang memasuki Jepang selama Februari 2021 tercatat hanya berjumlah 200 orang atau menurun 99,2 persen dibandingkan Februari 2020.

Sedangkan selama 2 bulan, Januari dan Februari 2021 hanya 1.100 orang yang memasuki Indonesia atau penurunan 98,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

"Tentu saja karena adanya pandemi corona ini sehingga jumlah wisatawan banyak sekali berkurang," papar sumber Tribunnews.com, Selasa (6/4/2021).

Untuk mencegah penyebaran infeksi virus corona, pemerintah Jepang menolak kedatangan warga asing, dan yang tiba pun langsung diisolasi selama 14 hari, tes PCR, dan dikenakan penangguhan voucher.

Rekomendasi pemerintah Indonesia untuk menunda perjalanan ke Jepang terus berlanjut.

Baca juga: Kasus Pertama di Jepang, Perawat Terinfeksi Virus Corona 6 Hari Setelah Vaksinasi Pertama

Baca juga: 10 dari 14 Pasien Covid-19 di Tokyo Jepang Terinfeksi Varian Baru Virus Corona E484K

Untuk warga negara Jepang yang memasuki Jepang, mereka harus dikarantina selama 14 hari dan menyerahkan bukti negatif dari tes PCR atau menjalani tes PCR.

Penerbangan langsung ke Jepang akan terus ditangguhkan atau dikurangi secara signifikan pada Maret 2021.

"Sampai kapan penutupan Jepang ini masih belum tahu karena harus melihat hari per hari penyebaran infeksi di Jepang. Yang pasti dengan adanya Olimpiade, penonton dari luar Jepang tidak boleh memasuki Jepang apabila tujuannya untuk menonton Olimpiade," tambahnya.

"Jadi masih belum jelas kapan visa ke Jepang dibuka dan ada kemungkinan paling cepat Juni 2021, itu pun masih melihat penyebaran infeksi corona ," jelasnya.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja asli di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas