Tribun

Virus Corona

PM India Setujui Pengadaan 1 Lakh Konsentrator Oksigen Portabel

PM Modi mengatakan akan membantu meningkatkan akses oksigen, khususnya di kantor pusat kabupaten dan kota-kota tier II.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in PM India Setujui Pengadaan 1 Lakh Konsentrator Oksigen Portabel
Narinder NANU / AFP
Anggota staf medis yang mengenakan APD membawa jenazah pasien Covid-19 di sebuah rumah sakit di Amritsar, India pada 24 April 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, NEW DELHI - Perdana Menteri (PM) Narendra Modi pada hari Rabu kemarin menyetujui pengadaan 1 lakh konsentrator oksigen portabel dari PM Cares Fund.

Ini akan diberikan ke negara bagian yang memiliki beban kasus virus corona (Covid-19) tinggi.

Selain itu, 500 lebih instalasi oksigen adsorpsi ayunan tekanan juga akan dipasang.

Dikutip dari laman The Indian Express, Kamis (29/4/2021), PM Modi mengatakan akan membantu meningkatkan akses oksigen, khususnya di kantor pusat kabupaten dan kota-kota tier II.

Keputusan tersebut diambil pada pertemuan tingkat tinggi yang dipimpin oleh PM Modi untuk membahas langkah-langkah yang diperlukan dalam meningkatkan Pasokan Oksigen Medis Cair (LMO) untuk penanganan kasus Covid-19.

Baca juga: Gelombang Kedua Covid-19 di India Menyebar Hingga ke Pelosok Desa

Sementara itu, CEO Serum Institute of India (SII) Adar Poonawalla mengatakan pada Rabu kemarin bahwa perusahaannya telah memutuskan menurunkan harga vaksin virus Corona (Covid-19) yang disebut Covishield untuk negara bagian, dari 400 rupee menjadi 300 rupee per dosis.

Di sisi lain, Menteri Kesehatan Negara Bagian Maharashtra, Rajesh Tope mengatakan  pembatasan yang disebabkan Covid-19 di negara bagian itu akan diperpanjang hingga 15 hari ke depan.

Pemerintah negara bagian itu juga menyatakan akan memberikan vaksinasi Covid-19 secara gratis kepada semua warga  berusia antara 18 hingga 44 tahun.

Pendaftaran vaksinasi Covid-19 untuk semua usia di atas 18 tahun ini dimulai melalui portal Co-WIN dan aplikasi Aarogya Setu sejak Rabu kemarin mulai pukul 16.00 waktu setempat.

Namun, lalu lintas pengguna yang tinggi di negara itu mengakibatkan dua platform ini down beberapa saat.

Baca juga: Belajar dari India, Batasi Kumpul Keluarga Saat Idul Fitri

Kendati demikian, kedua platform tersebut berfungsi dengan baik sekarang.

Sebelumnya, India dalam 24 jam terakhir, mencatat 3.60.960 kasus baru Covid-19 dan 3.293 kematian.

Sejauh ini, angka tersebut merupakan capaian tertinggi di negara itu.

Dengan jumlah yang ada saat ini, total jumlah kasus Covid-19 meningkat menjadi 1.79.97.267 dan jumlah kematiannya mencapai 2.01.187.

Saat ini terdapat 29.78.709 kasus aktif di India dan sebanyak 1.48.371 orang telah pulih.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas