Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Turki Sambut Turis Asing di Tengah Lockdown Lokal

Wisatawan yang berkunjung ke Turki dibebaskan dari karantina sebagai upaya pemerintah merevitaliasi sektor pariwisata.

Turki Sambut Turis Asing di Tengah Lockdown Lokal
BEHCET ALKAN / ANADOLU AGENCY / ANADOLU AGENCY MELALUI AFP
Ilustrasi. Foto drone menunjukkan area gua yang diterangi dan didekorasi untuk tahun baru di wilayah Cappadocia yang bersejarah, yang terletak di provinsi Nevsehir Anatolia Tengah, Turki pada 29 Desember 2020. Pengunjung, dapat menginap di hotel gua , ikuti tur balon udara, menunggang kuda dan kendaraan darat dalam tindakan virus korona (COVID-19) di tahun baru. Cappadocia dilestarikan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO dan terkenal dengan bebatuan cerobong asap, perjalanan balon udara panas, kota bawah tanah dan hotel butik yang diukir menjadi batu. Di salah satu kawasan pariwisata terpenting di Turki, Cappadocia, wisatawan lokal dan asing berkesempatan menikmati pemandangan yang berpartisipasi dalam wisata balon udara pada dini hari, menunggang kuda dan unta, tur dengan kendaraan segala medan (ATV) dan berjalan di antara peri cerobong asap. 

TRIBUNNEWS.COM - Iklan pariwisata yang viral di media sosial mengolok-olok kebijakan pemerintah yang mengizinkan turis asing berlibur di Turki, sementara sebagian besar penduduk lokal berada di bawah lockdown virus corona.

"Turkey Unlimited. Sekarang tersedia tanpa orang Turki," bunyi iklan tersebut.

Wisatawan yang berkunjung ke Turki dibebaskan dari karantina sebagai upaya pemerintah merevitaliasi sektor pariwisata, sebuah sektor penting bagi ekonomi Turki.

Melansir Reuters, bagi pelancong yang tiba di Turki wajib menunjukkan bukti tes negatif Covid-19.

Baca juga: Raja Salman dan Erdogan Bahas Pemulihan Hubungan Saudi-Turki

Baca juga: Mengerikan, Leher Pebalap Turki Nyaris Terpotong Saat Crash di Balapan Moto3 Spanyol 2021

Wisata Turki bagi Turis Asing
Foto drone menunjukkan area gua yang diterangi dan didekorasi untuk tahun baru di wilayah Cappadocia yang bersejarah, yang terletak di provinsi Nevsehir Anatolia Tengah, Turki pada 29 Desember 2020. Pengunjung, dapat menginap di hotel gua , ikuti tur balon udara, menunggang kuda dan kendaraan darat dalam tindakan virus korona (COVID-19) di tahun baru. Cappadocia dilestarikan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO dan terkenal dengan bebatuan cerobong asap, perjalanan balon udara panas, kota bawah tanah dan hotel butik yang diukir menjadi batu. Di salah satu kawasan pariwisata terpenting di Turki, Cappadocia, wisatawan lokal dan asing berkesempatan menikmati pemandangan yang berpartisipasi dalam wisata balon udara pada dini hari, menunggang kuda dan unta, tur dengan kendaraan segala medan (ATV) dan berjalan di antara peri cerobong asap.

Di sisi lain, penduduk Turki menyuarakan kekesalan mereka di media sosial atas kebijakan pemerintah.

"Ini saat yang tepat bagi para turis sekarang karena orang Turki tidak diizinkan keluar," kata pemandu wisata, Kadir (34) ketika tengah memandu pelanggan di luar Istana Topkapo abad ke-15 di Istanbul.

"Inilah yang harus dilakukan. Para turis telah melakukan pembayaran dan reservasi. Pariwisata penting bagi Turki dan roda perekonomian harus terus berputar."

Pendapatan pariwisata turun dua pertiga menjadi $ 12 miliar tahun lalu karena pandemi melanda industri yang biasanya menyumbang hingga 12% dari ekonomi.

Turki berharap pembatasan pergerakan akan menyelamatkan musim ini.

Namun, peluang Kadir relatif sedikit, yang mengatakan saat ini hanya 1.000 orang yang mengunjungi istana Ottoman setiap hari, dibandingkan dengan jumlah biasanya sekitar 15.000.

Baca juga: Bamsoet Dorong Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Turki Segera Diselesaikan

Ilustrasi Objek Wisata Turki. Balon udara di Cappadocia, Turki.
Ilustrasi Objek Wisata Turki. Balon udara di Cappadocia, Turki. (Shutterstock)
Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Arif Fajar Nasucha
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas