Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

India Catat 4.205 Kematian Akibat Covid-19, Jadi Lonjakan Tertinggi Dalam 1 Hari

Pemerintah India merilis data pandemi virus corona (Covid-19) di negara itu pada Rabu pagi waktu setempat, yang mencatat angka kematian mencapai 4.205

India Catat 4.205 Kematian Akibat Covid-19, Jadi Lonjakan Tertinggi Dalam 1 Hari
Tangkap Layar The Sun
India digegerkan dengan penemuan puluhan mayat pasien Covid-19 yang terapung di Sungai Gangga. 

TRIBUNNEWS.COM, NEW DELHI - Pemerintah India merilis data pandemi virus corona (Covid-19) di negara itu pada Rabu pagi waktu setempat, yang mencatat angka kematian mencapai 4.205 orang dalam 24 jam terakhir.

Angka itu juga menjadi jumlah kematian tertinggi yang pernah terjadi di India dalam satu hari sejak dimulainya pandemi pada 2020.

Dikutip dari laman Financial Express, Rabu (12/5/2021), ini adalah kali ketiga dalam rentang 10 hari, India secara resmi mencatat lebih dari 4.000 kematian dalam waktu 24 jam.

Sebelumnya, negara di kawasan Asia Selatan itu telah menyaksikan lebih dari 4.000 kematian pada 8 Mei lalu, kemudian pada hari selanjutnya yakni 9 Mei, negara itu melaporkan 4.092 kematian.

Sementara negara bagian Maharashtra kembali menempati puncak penghitungan kasus kematian per negara bagian, dengan mencatat lebih dari 800 kematian.

Sedangkan negara bagian lain seperti Uttar Pradesh, Tamil Nadu, New Delhi dan Karnataka melaporkan lebih dari 200 kematian per harinya.

Terkait kasus-kasus baru, penghitungan itu pun mengalami peningkatan marjinal jika dibandingkan jumlah yang dicatat sebelumnya.

Baca juga: Bantu Situasi Kritis, Indonesia Kirimkan Hibah 200 Oxygen Concentrator ke India

Lebih dari 500 kabupaten melaporkan tingkat positif mencapai lebih dari 10 persen.

Di sisi lain, ada 13 negara bagian yang memiliki 100.000 kasus corona aktif.

Sementara itu, New Delhi saat ini telah menunjukkan tingkat positif yang turun menjadi 17,7 persen.

Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas