Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Penerapan Aturan Terkait Covid-19 Terkesan Pilih Kasih, Warga Malaysia Geram, Sindir Siti Nurhaliza

Beberapa warga Malaysia mengungkapkan rasa frustasi terkait penerapan kebijakan pemerintah yang terkesan pilih kasih.

Penerapan Aturan Terkait Covid-19 Terkesan Pilih Kasih, Warga Malaysia Geram, Sindir Siti Nurhaliza
(Shutterstock/Petovarga)
Ilustrasi virus corona, gejala virus corona, gejala Covid-19, pasien virus corona 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Beberapa warga Malaysia mengungkapkan rasa frustasi terkait penerapan kebijakan pemerintah mengenai larangan perjalanan antar negara bagian yang dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

Hal itu dipicu dugaan penerapan aturan di negeri jiran tersebut yang terkesan pilih kasih.

Ini terjadi di tengah persepsi bahwa ada kemungkinan beberapa aturan berbeda diberlakukan secara khusus bagi selebriti maupun warga kalangan atas.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Rabu (12/5/2021), salah satu selebriti yang disorot adalah Noor Neelofa Mohd Noor dan keluarganya yang didenda total 60.000 ringgit Malaysia atau setara 14.600 dolar Amerika Serikat (AS).

Hal itu karena mereka melanggar kebijakan pembatasan kegiatan lantaran menggelar pernikahan pada 27 Maret lalu.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Setelah Ramadan Dipercepat, Target Satu Juta Dosis Per Hari

Bahkan setelah itu ia masih bisa melakukan perjalanan ke Langkawi.

Noor Neelofa kemudian kembali menarik perhatian netizen setelah memposting foto dirinya di media sosial yang menunjukkan bahwa ia sedang membeli karpet di Nilai, Negeri Sembilan, padahal ia tinggal di Kuala Lumpur (KL).

Perlu diketahui, sebelum diberlakukannya pembatasan terbaru, pemerintah federal negara itu sebelumnya telah menerapkan larangan perjalanan antar negara bagian di seluruh negeri.

Perjalanan antar negara bagian dengan izin polisi pun hanya diizinkan untuk tujuan bisnis, medis dan pendidikan, serta terbatas pada hari Senin hingga Kamis saja.

Baca juga: Deklarasi Seluruh Komponen se-Provinsi Jambi Lawan Covid-19 Jelang Idul Fitri

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas