Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Warga Taiwan Dilanda Panic Buying saat Pembatasan Ketat Kembali Diberlakukan

Pemerintah Taiwan kembali memberlakukan pembatasan ketat selama dua minggu, dimulai pada Sabtu (15/5/2021).

Warga Taiwan Dilanda Panic Buying saat Pembatasan Ketat Kembali Diberlakukan
AP/Chiang Ying-ying
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyampaikan pidato pelantikannya, Jumat (201/5/2016) di Taipe, ibu kota Taiwan. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Taiwan kembali memberlakukan pembatasan ketat selama dua minggu, mulai Sabtu (15/5/2021).

Menanggapi aturan baru dari pihak berwenang, warga Taiwan dilaporkan melakukan panic buying dengan memborong beberapa produk, seperti tissu toilet, masker hingga mi instan.

Taiwan menaikkan tingkat kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona di Ibu Kota Taipe dan sekitarnya.

Melansir Reuters, pemerintah akan menutup banyak tempat dan membatasi pertemuan warga.

Baca juga: Kasus Covid-19 Turun, Kemnaker Buka Opsi Rencana Penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Taiwan 

Baca juga: Kasus COVID Berangsur Turun, Penempatan PMI ke Taiwan Dapat Dibuka Kembali

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyampaikan pidato pelantikannya, Jumat (201/5/2016) di Taipe, ibu kota Taiwan.
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyampaikan pidato pelantikannya, Jumat (201/5/2016) di Taipe, ibu kota Taiwan. (AP/Chiang Ying-ying)

Lonjakan penularan komunitas baru-baru ini memicu kekhawatiran terhadap infeksi terhadap populasi yang telah terbiasa hidup dengan pola new normal.

Dalam pesan yang disampaikan Sabtu malam (15/5/2021), Presiden, Perdana Menteri dan Kementerian Ekonomi Taiwan melalui Facebook mengatakan tidak perlu menimbun atau terburu-buru ke toko.

Pernyataan ini dikeluarkan setelah orang-orang bergegas untuk membeli barang-barang kebutuhan pokok.

“Setelah lebih dari setahun persiapan, bahan-bahan anti-pandemi negara, barang-barang sipil dan bahan-bahan mentah mencukupi, dan toko-toko juga beroperasi seperti biasa untuk mengisi barang-barang,” kata Presiden Tsai Ing-wen.

Terjemahan: Peringatan COVID-19 telah dinaikkan ke level 3 di Taipei & New Taipei. Harap baca dengan cermat informasi pada tautan di bawah, bagikan dengan orang yang Anda kenal, & ingatlah untuk mengikuti pedoman ini untuk memastikan bahwa Anda & orang di sekitar Anda tetap aman & sehat.

Baca juga: Mengenal Kuil Seitenkyu di Sakado Saitama, Kuil Taoisme Taiwan Terbesar di Jepang

Baca juga: Jepang dan AS Serius Bicarakan Masalah Taiwan Serta Laut China Timur dan Laut China Selatan

Batasi Pembelian

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas