Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sistem Bank Mizuho Jepang Kerap Alami Gangguan, Chairman Koji Fujiwara Mengundurkan Diri Akhir Juni

Managing Executive Officer, Masahiko Kato (56), akan menggantikan Fujiwara sebagai Chairman Mizuho Bank.

Sistem Bank Mizuho Jepang Kerap Alami Gangguan, Chairman Koji Fujiwara Mengundurkan Diri Akhir Juni
Foto The Star
Chairman Mizuho Bank, Koji Fujiwara. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Chairman Mizuho Bank, Koji Fujiwara (59) akan mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawabannya atas serangkaian gangguan sistem yang melanda bank Jepang tahun ini.

Pada bulan Februari 2021, Mizuho Bank mengatakan Fujiwara (59) akan menjadi Chairman pada 1 April 2021, sebuah rencana yang telah ditunda karena empat kegagalan sistem yang dihadapinya sejak akhir Februari 2021.

"Namun kini karena terbukti adanya kegagalan sistem di dalam bank Mizuho, Fujiwara bertanggungjawab terhadap masalah itu dan akan mengundurkan diri dari jabatan Chairman," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (11/6/2021).

Managing Executive Officer, Masahiko Kato (56), akan menggantikan Fujiwara sebagai Chairman Mizuho Bank.

Sebuah komite independen yang ditugaskan untuk menyelidiki penyebab gangguan tersebut kemungkinan akan merilis laporan paling cepat minggu depan.

Badan Jasa Keuangan berencana untuk mengeluarkan perintah peningkatan bisnis ke unit Mizuho Financial Group Inc setelah meninjau laporan tersebut.

Baca juga: Bank Mizuho Jepang Sebulan Empat Kali Error, Presiden Koji Fujiwara Minta Maaf

Presiden dan CEO Grup Mizuho Financial Group Tatsufumi Sakai (61), diperkirakan akan menerima perintah (sebagai bagian dari tanggungjawab kesalahan sistem) pemotongan gaji yang tajam sebagai tindakan disiplin.

Kemudian Wakil Presiden Satoshi Ishii (57) kemungkinan akan berhenti sebagai kepala petugas informasi.

Secara khusus, karena kegagalan pada 28 Februari, sekitar 4.300 mesin, yang merupakan 80 persen dari mesin anjungan tunai mandiri (ATM), berhenti bekerja.

Ada sekitar 5.200 kasus pengambilan kartu dan buku tabungan, dan banyak nasabah yang harus menunggu lama di depan ATM.

Mizuho Bank juga mengalami kegagalan sistem skala besar pada tahun 2002 dan 2011.

Sementara itu beasiswa dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas