Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Buronan Jepang

Mantan Bos Nissan Masih Buron, Dua Warga Amerika Diadili di Jepang

Michael Taylor dan putranya, Peter Taylor, diadili di Jepang karena membantu mantan bos Nissan, Carlos Ghosn, melarikan diri dari Jepang.

Mantan Bos Nissan Masih Buron, Dua Warga Amerika Diadili di Jepang
Foto NHK
Carlos Ghosn, mantan Chairman Nissan Jepang. 

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Kasus pelarian bos Nissan Carlos Ghosn kembali berguler. Dua warga Amerika Serikat akan disidang di Pengadilan di Jepang, Senin (14/6). Ini sidang pertama kali setelah mereka ditangkap dan diekstradisi ke Jepang.

Saat mereka menghadiri sidang di Pengadilan Distrik Tokyo sore ini, Carlos Ghosn dengan tenang tinggal di Lebanon, tempat pelariannya sejak 2019.

Dua warga Amerika tersebut adalah mantan baret hijau Angkatan Darat AS Michael Taylor, yang bersama putrranya, Peter, menyelundupkan Ghosn ke dalam kotak peralatan audio sehingga ia bisa lolos dari Jepang.

Ayah dan anak ini terancam hukuman tiga tahun penjara jika terbukti membantu pelarian mantan bos Nissan ini.

Ghosn ditangkappdi Tokyo pada 2018 atas tuduhan pelanggaran keuangan. Penangkapannya menjadi perbincangan di seluruh dunia.

Baca juga: Sidang Mantan Bos Nissan Jepang Carlos Ghosn Dimulai Akhir Mei 2021

Ghosn dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu persidangan atas empat tuduhan pelanggaran keuangan, yang dibantahnya.

 Saat bebas dengan jaminan itulah ia berhasil  menyelinap melewati pihak berwenang dengan menggunakan jet pribadi, transit di Turki dan mendarat di Lebanon, yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Jepang.

Pelarian itu sangat memalukan bagi pihak berwenang Jepang, dan jaksa menyebutnya sebagai "salah satu tindakan pelarian yang paling berani dan terencana dalam sejarah baru-baru ini".

Keluarga Taylor, bersama dengan seorang warga negara Lebanon yang masih buron, diduga mendalangi pelarian Desember 2019 - termasuk memasukkan Ghosn ke dalam kotak peralatan audio untuk membawanya ke jet pribadi.

Michael (60) dan Peter (28) berusaha menolak diekstradisi ke Tokyo dengan kekhawatiran mereka akan mengalami penyiksaan.

Baca juga: Keluarga Taylor Merasa Dibodohi Istri Carlos Ghosn, Mantan Chairman Nissan Jepang

Halaman
12
Editor: hasanah samhudi
Ikuti kami di
Berita Populer
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas