Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Olimpiade Tokyo

Gubernur Tokyo Batalkan Semua Public Viewing untuk Olimpiade Jepang

Pemerintah Metropolitan Tokyo memutuskan untuk membatalkan Public Viewing di semua tempat di Tokyo.

Gubernur Tokyo Batalkan Semua Public Viewing untuk Olimpiade Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Contoh maket Public Viewing di Ueno Tokyo. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Metropolitan Tokyo memutuskan untuk membatalkan Public Viewing di semua tempat di Tokyo yang semula dimaksudkan sebagai tempat untuk menyaksikan kegiatan Olimpiade bagi masyarakat.

Public Viewing adalah tempat kumpulan bersama masyarakat sekitar untuk menonton atau menyaksikan kegiatan sesuatu lewat layar televisi raksasa secara gratis.

Tempat-tempat tersebut akan diubah menjadi tempat vaksinasi.

Hal ini diungkapkan Gubernur Tokyo Yuriko Koike epada wartawan, Sabtu (19/6/2021).

"Semua tontonan publik di Tokyo, di mana Pemerintah Metropolitan Tokyo dan lainnya berencana untuk mengumpulkan penonton dan menyiarkan kompetisi selama Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, akan dibatalkan," kata Yuriko Koike.

Contoh maket Public Viewing di Ueno Tokyo.
Contoh maket Public Viewing di Ueno Tokyo. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Dari jumlah tersebut, tempat Taman Inokashira, yang direncanakan oleh Pemerintah Metropolitan Tokyo dan Panitia Penyelenggara, akan diubah menjadi tempat vaksinasi dengan mempertimbangkan permintaan lokal untuk pembatalan dan tindakan pencegahan menyeluruh.

Selain itu, akan dibatalkan di tempat yang direncanakan oleh kota di Taman Hibiya, Taman Ueno, Universitas Metropolitan Tokyo Kampus Minami Osawa, dan Stasiun Chofu.

Baca juga: Pemerintah Jepang Tinjau Ulang Partisipasi 590.000 Pelajar Sekolah dalam Olimpiade

Dari jumlah tersebut, Kampus Minami Osawa Universitas Metropolitan Tokyo akan diubah menjadi tempat vaksinasi skala besar bekerja sama dengan universitas.

Dan tempat di depan Stasiun Chofu akan digunakan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memperluas vaksinasi.

Menurut kota, sambil meminta warga dan bisnis untuk bekerja sama dalam pengendalian infeksi, diputuskan bahwa penerapan pandangan publik, yang akan meningkatkan arus orang selama turnamen, perlu ditinjau.

"Saya pikir ini adalah langkah yang diperlukan dari berbagai perspektif untuk keberhasilan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo," kata Gubernur Koike kepada wartawan.

Sementara itu beasiswa dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas