Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pembunuhan

Seorang Pria di Jepang Dihukum Mati Karena Tikam Istri dan Lima Anak Hingga Tewas dan Bakar Jasadnya

Kesal akan dicerai, seorang pria di Jepang Hirobumi Komatsu, dijatuhi hukuman mati karena membunuh istri dan lima anaknya serta membakar jasad mereka

Seorang Pria di Jepang Dihukum Mati Karena Tikam Istri dan Lima Anak Hingga Tewas dan Bakar Jasadnya
the straits times
Kondisi perumahan tempat tinggal keluarga Hirobumi Komatsu di Kota Hitachi, sekitar 100 km utara Tokyo, yang sempat dibakar pada Oktober 2017. 

TRIBUNNEWS.COM, MITO - Pengadilan Distrik Mito pada Rabu (30/6) menjatuhkan hukuman mati kepada seorang pria, Hirobumi Komatsu (36), karena membunuh istri dan lima anaknya serta membakar jasad-jasadnya.

Komatsu dinyatakan bersalah karena berulang kali menikam istrinya yang saat kejadian berusia 33, tahun, lima anak mereka usia antara 3 dan 11 tahun, dengan pisau pada 6 Oktober 2017, di rumahnya di Hitachi, Prefektur Ibaraki.

Putusan pengadilan menyebutkan, Komatsu kemudian menyiram mayat-mayat itu dengan bensin dan membakarnya.

"Sikap kriminal (Komatsu) berbahaya dan biadab, Itu juga keji dibandingkan dengan kasus serupa lainnya,” kata pengadilan.

Keputusan pengadilan memenuhi tuntutan dari jaksa penuntut umum agar terdakwa dihukum mati.

Baca juga: Banjir di Kota Atami Jepang, Rumah dan Mobil

Baca juga: WNI dan Warga China Ditahan Polisi Jepang Karena Jual Beli Zairyu Card Palsu

Hanyut Terbawa Tanah Longsor

Pada persidangan 17 Juni lalu, jaksa menuntut terdakwa dengan hukuman mati. “Hirobumi Komatsu mengambil nyawa dengan cara yang sangat kejam,” kata jaksa di depan hakim di Pengadilan Distrik Mito.

Jaksa dalam membacakan tuntutannya mengatakan motif terdakwa, yaitu istri Komatsu meminta cerai.

“Komatsu membunuh mereka untuk alasan egois bahwa dia tidak ingin kehilangan dia untuk pria lain," kata jaksa.

Pengadilan menolak pembelaan kuasa hukum bahwa terdakwa mengalami masalah mental.

Dalam persidangan, Komatsu mengatakan ia kehilangan ingatannya akibat serangan jantung yang dideritanya tahun 2018.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Berlatar Cinta Segitiga, Tinus Tikam Pria yang Kepergok Meniduri Istrinya

Halaman
1234
Editor: hasanah samhudi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas